RADARSEMARANG.ID, Kuala Lumpur – Sebanyak 13 santri dan empat pendamping dari Pondok Pesantren Al-Mu'min Muhammadiyah Tembarak (Almatera) Temanggung, Jawa Tengah, resmi memulai kegiatan sit-in atau belajar langsung di Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (15/9/2026).
Kegiatan pembelajaran langsung di kelas ini dijadwalkan selama dua hari, yakni pada 15–16 September 2026.
Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Student and Culture Exchange 2026 yang dilaksanakan selama sepekan pada 13–19 September 2026.
Para peserta yang terlibat berasal dari unit MTs 8 santri, MA 2 santri dan SMP 3 santri.
Rombongan ini telah diberangkatkan sejak Minggu (13/9/2026) setelah dilepas secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Almatera, Kiai Syamsuri Adnan.
Selama berada di SMKA Kuala Lumpur (SMKAKL), rombongan Almatera menyertai serangkaian agenda formal dan akademis.
Agenda diawali dengan sambutan pengetua (kepala sekolah), perkenalan program sekolah, sesi dialog, pertukaran cenderamata, hingga persembahan robotik dan nasyid.
Selain kegiatan akademis, santri Almatera turut berpartisipasi dalam misi diplomasi budaya dengan menampilkan pertunjukan seni.
Mulai pukul 14.10 waktu setempat, para santri mulai memasuki kelas-kelas yang telah ditentukan untuk mengikuti proses pembelajaran bersama para siswa SMKA Kuala Lumpur.
Melalui kegiatan ini, para santri mendapat kesempatan untuk melihat, mempraktikkan, dan menganalisis secara langsung sistem pendidikan serta kebudayaan di Malaysia.
Pengasuh Pondok Pesantren Almatera Temanggung, Kiai Syamsuri Adnan, menegaskan pentingnya penguasaan wawasan internasional bagi generasi muda Islam saat ini agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Para santri dituntut untuk memiliki wawasan internasional dan berpikiran maju agar mampu bersaing dengan bangsa lain serta tidak tertinggal dalam kancah global," tegas Kiai Syamsuri pada keterangan tertulisnya.
Selain menyambangi SMKA Kuala Lumpur, rombongan dari pondok yang memiliki unit pendidikan MTs, MA, SMK dan SMP ini juga dijadwalkan berkunjung ke Sangkhom Islam Wittaya School di Thailand.
Serta bersilaturahmi dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia selama rangkaian program pertukaran tersebut. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo