RADARSEMARANG.ID, Pemalang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tegal menyalurkan bantuan air bersih kepada sekitar 20.000 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di 30 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional.
Bantuan air bersih tersebut membantu warga terdampak kekeringan memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah sumber air di sejumlah wilayah mengering selama musim kemarau. Salah seorang warga Kecamatan Belik, Suratmi, mengaku bantuan tersebut meringankan beban masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Sebelumnya aktivitas sehari-hari berjalan lancar, tetapi saat musim kemarau sumber air mengering. Sekarang ada bantuan air bersih dari PLN. Kami sangat terbantu dan senang. Terima kasih atas bantuan ini,” ujar Suratmi.
Bantuan menyasar sekitar 20.000 KK yang tersebar di 30 desa pada tujuh kecamatan, yakni Watukumpul, Pulosari, Belik, Bodeh, Warungpring, Bantarbolang, dan Randudongkal. Penyaluran dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dengan sekitar 200 titik pembagian air bersih bagi masyarakat terdampak.
Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan bahwa PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana maupun kondisi kekeringan.
“PLN memaknai Hari Pelanggan Nasional dengan tidak hanya memastikan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui bantuan air bersih ini, kami ingin membantu meringankan beban warga yang menghadapi kesulitan akibat kekeringan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Bramantyo.
Sementara itu Manager PLN UP3 Tegal, Maryudin Saleh, mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dampak kekeringan di Pemalang. Kolaborasi ini menjadi bagian penting agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung dan membantu warga tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi kemarau,” ujar Maryudin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Wiji Mulyati, mengatakan sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang bagian atas setiap tahun menghadapi persoalan kekeringan saat musim kemarau.
“Pemerintah terus berupaya mengatasi dampak kekeringan, salah satunya dengan memberikan bantuan air bersih secara langsung kepada masyarakat terdampak untuk meringankan beban mereka. Kami mengapresiasi PLN atas langkah dalam membantu warga terdampak kekeringan, semoga bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Ketua PMI Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, mengatakan terdapat sekitar tujuh kecamatan dan 30 desa yang setiap tahun terdampak kekeringan. PMI yang ditunjuk sebagai leader dalam penanganan distribusi bantuan air bersih tahun ini bergerak cepat melakukan pemetaan wilayah terdampak bersama BPBD dan berbagai institusi lainnya.
“Setelah dilakukan pemetaan, kami langsung bergerak untuk memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Melalui penyaluran bantuan air bersih tersebut, PLN berharap kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan dapat terbantu. Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, BNPB, PMI, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan.
Momentum Hari Pelanggan Nasional sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan PLN tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga melalui kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta lingkungan.
Editor : Baskoro Septiadi