24 Agustus dalam Sejarah: Letusan Vesuvius, Jatuhnya Malaka, Hingga Hari Lahir TVRI

Tasropi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 11:20 WIB
24 Agustus, Hari Lahir TVRI
24 Agustus, Hari Lahir TVRI

 

RADARSEMARANG.ID, Setiap tanggal punya ceritanya sendiri. 24 Agustus adalah salah satu tanggal yang mencatat banyak peristiwa besar dunia dan Indonesia.

Mulai dari bencana alam paling mematikan di Roma Kuno, perebutan Malaka oleh Portugis, konflik agama di Prancis, hingga momen bersejarah lahirnya televisi nasional di Indonesia.

Yuk kita kilas balik 7 peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 24 Agustus.

Peristiwa Bersejarah Dunia Tanggal 24 Agustus

Baca Juga: Misi Bersejarah di 8 Besar: Potensi Lahirnya Juara Baru di Piala Dunia 2026

1. Tahun 79: Letusan Gunung Vesuvius Mengubur Pompeii

Ini adalah salah satu bencana vulkanik paling terkenal di dunia.

Pada 24 Agustus 79 M, Gunung Vesuvius di Italia meletus dahsyat.

 Letusan ini mengubur 3 kota Romawi yaitu Pompeii, Herculaneum, dan Stabiae dengan abu vulkanik dan awan panas.

Ribuan orang tewas seketika. Kini reruntuhan Pompeii jadi situs warisan dunia dan bukti nyata dahsyatnya letusan Vesuvius.

2. Tahun 1511: Portugis Berhasil Menaklukkan Malaka

Afonso de Albuquerque memimpin pasukan Portugis menyerang dan merebut Kesultanan Malaka.

Malaka saat itu adalah pusat perdagangan paling penting di Asia Tenggara.

Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis menandai awal era kolonialisme Eropa di Nusantara dan jalur perdagangan rempah.

Baca Juga: Belum Nonton Full Movienya Udah Merinding, Ternyata Begini Fakta Film Pembantaian Dukun Santet

Baca Juga: Comic 8 Kembali: Santet K4bin3t Sudah Tayang, Seseru Seri Lawas?

3. Tahun 1572: Pembantaian Hari Santo Bartolomeus di Paris

Peristiwa kelam dalam sejarah agama Eropa terjadi di Paris, Prancis.

Kaum Katolik membantai ribuan warga Protestan Huguenot pada malam Hari Santo Bartolomeus.

Peristiwa ini memicu perang agama yang panjang di Prancis selama abad ke-16.

4. Tahun 1814: Inggris Bakar Gedung Putih dan Capitol

Dalam Perang 1812, pasukan Inggris menyerbu Washington D.C., Amerika Serikat.

Mereka membakar Gedung Putih dan Gedung Capitol.

Ini satu-satunya kejadian dalam sejarah AS di mana ibu kota negaranya diserbu dan dibakar pasukan asing.

Baca Juga: Yaroslava Mahuchikh, Atlet Asal Ukraina Pilih Tidur Sebelum Tanding dan Berhasil Raih Mendali Emas

5. Tahun 1991: Ukraina Deklarasikan Kemerdekaan dari Uni Soviet

Di tengah runtuhnya Uni Soviet, Ukraina resmi menyatakan kemerdekaannya pada 24 Agustus 1991.

Tanggal ini kini diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Ukraina.

Baca Juga: Hari Jadi Diperingati Sederhana, Bupati Demak Gelar Selamatan dan Doa Bersama di Pendopo, Raih Sejumlah Penghargaan

6. Tahun 2006: Pluto Diturunkan Status Jadi Planet Kerdil

Keputusan kontroversial dari Persatuan Astronomi Internasional / IAU mengubah dunia astronomi.

Pada 24 Agustus 2006, Pluto resmi tidak lagi disebut planet utama dan diturunkan statusnya menjadi planet kerdil atau dwarf planet.

Alasannya karena Pluto tidak memenuhi 3 kriteria planet baru dari IAU.

Peristiwa Bersejarah Indonesia Tanggal 24 Agustus

7. Tahun 1962: TVRI Resmi Mengudara untuk Pertama Kali

Bagi Indonesia, 24 Agustus adalah hari lahirnya televisi nasional.

TVRI - Televisi Republik Indonesia mengudara perdana tepat saat pembukaan Asian Games IV di Jakarta.

Karena momen inilah, 24 Agustus diperingati sebagai Hari Televisi Nasional.

Siaran pertama TVRI jadi tonggak penting perkembangan media dan informasi di Indonesia.

Baca Juga: Seri Sejarah Indonesia, 20 Mei 1908, Lahirnya Boedi Oetomo Sebagai Tonggak Kebangkitan Nasional

Sejarah Selalu Berulang

Tanggal 24 Agustus membuktikan bahwa sejarah selalu berulang dalam berbagai bentuk.

Ada bencana, ada perang, ada perubahan besar dalam sains, dan ada juga kemajuan teknologi seperti lahirnya TVRI.

Dari letusan Vesuvius yang menghapus peradaban, sampai keputusan IAU yang "menghapus" status Pluto. Semua terjadi di tanggal yang sama.(tas)

Editor : Tasropi
24 agustus dalam sejarah sejarah hari ini 24 agustus hari televisi nasional portugis rebut malaka ukraina merdeka