SEMARANG – Nama Kota Semarang ikut menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Komandan Kodim (Dandim) 0733/Kota Semarang Kolonel Inf. Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., dipercaya menjadi Komandan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyambut penunjukan tersebut dengan rasa bangga. Dia menilai kepercayaan negara kepada Priyo menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kota Semarang.
“Atas nama Pemerintah Kota Semarang dan seluruh warga Semarang, saya menyampaikan selamat kepada Bapak Kolonel Priyo Handoyo atas kepercayaan yang diberikan negara untuk memimpin upacara peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka,” ujar Agustina.
Menurut Agustina, penunjukan Priyo menunjukkan pengabdian prajurit yang bertugas di Kota Semarang mendapat kepercayaan di tingkat nasional. Dia berharap momentum tersebut menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian sesuai bidang masing-masing.
“Semangat pengabdian yang ditunjukkan Bapak Kolonel Priyo hari ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Kemerdekaan mengingatkan kita pada tanggung jawab untuk terus memberikan pengabdian terbaik,” katanya.
Priyo memimpin langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangkaian Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka. Penunjukan tersebut menjadi perhatian karena Priyo masih menjabat sebagai Dandim 0733/Kota Semarang.
Agustina juga berharap momentum tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemkot Semarang, TNI, Polri, dan masyarakat.
Priyo merupakan lulusan Akademi Militer 2003. Dia mulai menjabat Dandim 0733/Kota Semarang pada Agustus 2025. Sebelumnya, Priyo pernah menjabat Danyonif Raider 613/Raja Alam dan Dandim 0908/Bontang.
Bagi Kota Semarang, penunjukan Priyo menjadi Komandan Upacara di Istana Merdeka menjadi kebanggaan tersendiri. Pengabdian prajurit yang sehari-hari bertugas di ibu kota Jawa Tengah itu kini mendapat kepercayaan memimpin salah satu upacara kenegaraan paling penting di Indonesia. (*)
Editor : Muhammad Rizal Kurniawan