Ja'far Shodiq Konsisten Kawal Kemajuan Pesantren di Jawa Tengah

Khafifah Arini Putri • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:05 WIB
Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah, Ja
Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah, Ja'far Shodiq, S.Hum., M.Hum., meraih penghargaan Jawa Pos Radar Semarang dalam ajang Parliamentary Awards 2026.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Komitmen nyata dalam memperjuangkan dunia pondok pesantren mengantarkan Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Tengah, Ja'far Shodiq, S.Hum., M.Hum., meraih penghargaan bergengsi dari Jawa Pos Radar Semarang dalam ajang Parliamentary Awards 2026 di Quest Hotel Semarang, Jumat (31/7/2026) malam.

Legislator asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah X ini dinobatkan sebagai Legislator Aspiratif Peduli Pesantren atas kiprahnya yang konsisten menyuarakan hak-hak lembaga pendidikan Islam. Ja'far dinilai sukses mengawal penguatan regulasi, mendorong peningkatan alokasi anggaran, hingga memperjuangkan pemerataan fasilitas pendidikan keagamaan di parlemen.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah ini menyatakan penghargaan ini ia persembahkan sepenuhnya untuk seluruh elemen pesantren di Jawa Tengah. Sebagai kader yang lahir dari lingkungan pesantren, ia menegaskan pengembangan mutu santri dan lembaga keagamaan sudah menjadi fokus utamanya sejak awal menjabat sebagai wakil rakyat.

"Alhamdulillah, penghargaan Parliamentary Award dari Jawa Pos Radar Semarang ini saya dedikasikan untuk pesantren tentunya. Karena memang saya berasal dari pesantren dan dari awal saya konsen untuk memperjuangkan hak-hak maupun perkembangan dunia pesantren," ujar Ja'far.

Lebih lanjut, Ja'far menyoroti tantangan besar yang dihadapi pesantren, yakni pemenuhan standardisasi mutu agar kualitas pendidikan Islam semakin diakui secara nasional. Mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan basis santri dan pesantren terbesar di Indonesia, ia mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian yang setara dengan lembaga pendidikan formal lainnya.

"Saya ingin pesantren-pesantren khususnya di Jawa Tengah ini standarisasinya naik, dan itu didukung oleh negara dalam bentuk penambahan anggaran," tegasnya.

Di daerah pemilihannya yang mencakup Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen, Ja'far mengaku masih menemukan banyak pesantren dengan fasilitas yang sangat terbatas. Masalah diperparah karena sebagian lembaga belum terdaftar resmi, sehingga belum mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah daerah.

“Melalui momentum penghargaan ini, menjadi komitmen untuk dan pemacu semangat baru demi memperjuangkan bantuan infrastruktur yang merata,” tegasnya. 

Editor : Miftahul A’la
Parliamentary Awards 2026 DPRD JATENG PPP Jateng