Bocah SD Tewas, Dua Korban Lainnya Masih Dirawat dalam Kecelakaan Maut Supra X Tertabrak Kereta di Kokrosono Semarang

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 13:29 WIB
Lokasi kecelakaan pemotor tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu Kokrosono Semarang
Lokasi kecelakaan pemotor tertabrak kereta api di perlintasan palang pintu Kokrosono Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua korban luka yang tertabrak kereta api di perlintasan Kokrosono Semarang masih menjalani perawatan intensif di RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (20/7/2026).

Dua korban luka merupakan warga Kaliasin, Semarang Utara. "Dua korban mengalami luka dibagian kepala, masih dirawat di rumah sakit," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKBP Untung kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor Ayah dan 2 Siswa SD Tertabrak KA di Kokrosono Semarang, Sempat Diteriaki Warga

Sedangkan satu korban lainnya meninggal. Korban berinisial HR, masih berusia 9 tahun, yang juga warga Kaliasin, Semarang Utara.

Korban HR dan ZI merupakan siswa SD di Semarang Barat.  Sedangkan sang pengendara motor merupakan sang paman.

Kejadian bermula saat dua bocah tersebut diboncengkan Rujito, mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah kombinasi hitam, bernopol H 4050 AF. Awalnya motor tersebut melaju dari arah Erowati menuju Indraprasta atau selatan. 

Kemudian, Dodik Kurniawan, petugas penjaga perlintasan kereta api telah menutup palang pintu karena akan dilalui kereta. Namun, Rujito masih nekat menerobos palang pintu yang telah tertutup.

Petugas perlintasan juga telah berteriak memperingatkan korban, namun tidak dihiraukan. Hingga akhirnya, bagian belakang sepeda motor tertabrak kereta api Kereta Api Petikemas No Ka 2528 yang melaju dari arah Kendal ke Semarang.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor Ayah dan 2 Siswa SD Tertabrak KA di Kokrosono Semarang

"Diduga pengendara menerobos palang pintu kereta api yang sudah menutup dan sudah membunyikan sirine peringatan, sehingga terjadi lakalantas dengan Kereta Api Petikemas yang melaju dari arah barat ke timur," katanya.

Tiga orang korban dan kendaraan terpental hingga ke pembatas jalan. Hasil pengecekan barang bawaan korban, dalam tas sekolah didapati berisi buku dan rapor. Selain itu juga ada kopiah warna putih.

Pasca kejadian tersebut terpantau lalulintas perlintasan rel kereta api tersebut ramai lancar. Meskipun sudah ada suara sirine, namun juga masih ada pengendara-pengendara motor yang masih nekat menerobos, ketika perlintasan tersebut ditutup ketika akan ada kereta yang melintas. 

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api double track di Kokrosono, Kelurahan Pindrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 06.50.

Menurut keterangan warga sekitar, Eko, sepeda motor datang dari arah utara menuju selatan. Namun pengendara motor ini diduga nekat melintas menyeberang perlintasan rel ke selatan.

Baca Juga: Pemotor Ayah dan Dua Anak Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Kokrosono Semarang

Pemotor ini sudah berhasil menyeberang di perlintasan rel pertama. Nahas, saat akan melintas di rel berikutnya, tertabrak kereta api barang yang datang dari arah barat ke timur timur.

"Dengar-dengar dari informasi warga, pengendara motor ini sudah diteriaki orang-orang, tapi masih nekat menerobos. Mungkin terburu-buru mengejar jam masuk sekolah," ungkapnya dilokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (20/7/2026). 

Benturan keras membuat ketiga korban terpental terpisah hingga tergelatak disisi timur rel perlintasan.

Dua korban, yakni pengendara motor dan satu orang bocah kecil meringkuk di tepi rel bersebelahan dengan dinding pembatas gang perkampungan. Satunya, tergeletak tidak jauh dari dua korban lainnya.

"Korbannya itu tiga orang, satu orang bapak pengendara motor, yang dua masih anak-anak pakai seragam sekolah, yang diboncengkan. Kalau identitas, orang mana saya juga belum tahu," jelasnya.

"Mungkin terburu-buru mengejar jam masuk sekolah. Katanya sekolahnya di Simongan, belakang Sampokong," lanjutnya.

Kejadian tersebut mengakibatkan arus lalintas mengalami kemacetan. Dua korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
perlintasan kereta Semarang motor tertabrak kereta kecelakaan Kokrosono Semarang identitas korban Kokrosono bocah SD tewas