Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Antrean Mengular di SPBU Bikin Warga Cemas, Pertamina Pastikan Stok BBM Jateng Aman

Khafifah Arini Putri • Minggu, 12 Juli 2026 | 20:19 WIB
Antrean pembelian BBM di SPBU Kalibanteng Kota Semarang.
Antrean pembelian BBM di SPBU Kalibanteng Kota Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID - Masyarakat tak perlu panik. Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah dan DIY dipastikan aman. Terutama bio solar yang bisa dikeluhkan langka, stoknya mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal. 

Sementara Pertalite memiliki ketahanan stok hingga 11,5 kali konsumsi harian normal. Sedangkan Ketahanan stok BBM jenis gasoline di wilayah Jateng dan DIY saat ini mencapai 12,5 kali lipat dari konsumsi harian normal. Sementara stok gasoil tercatat setara 14 kali lipat konsumsi harian normal.

Area Manager Communication, Relations and CSR Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan memastikan pasokan Biosolar di seluruh SPBU wilayah Jateng dan DIY tetap tersedia.

Baca Juga: Ini Dia Logo Resmi Hari Jadi Kendal Ke-421, Link Download Format HD Ada di Sini!

"Khusus untuk Biosolar, Pertamina Patra Niaga memastikan tidak terjadi kelangkaan di SPBU wilayah Jawa Tengah dan DIY. Meski di beberapa titik terpantau adanya antrean kendaraan, situasi tersebut masih dalam kondisi kondusif dan terkendali, serta tidak sampai meluas ke badan jalan," ujarnya.

Ia menambahkan untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina melakukan pemantauan stok di seluruh SPBU secara real time melalui sistem digital.

Dengan sistem tersebut, SPBU yang stoknya mulai menipis dapat segera terdeteksi sehingga pasokan tambahan langsung dikirim dari depot terdekat.

"Langkah ini memastikan ketersediaan BBM di seluruh SPBU tetap terjaga dan pelayanan kepada konsumen tidak terganggu," imbuhnya.

Baca Juga: Di Tengah Ancaman Rob, Warga Bandengan Kendal Tetap Gelar Sedekah Laut

Tak hanya memastikan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan pelayanan di SPBU. Sejumlah petugas marshaling disiagakan untuk membantu mengatur antrean kendaraan. 

Selain itu pihkanya juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi juga diminta segera melaporkannya melalui Pertamina Call Center.

"Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi untuk melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#penyaluran bbm #Bahan Bakar Minyak #Bio Solar #pertalite #JAWA TENGAH