RADARSEMARANG.ID, Semarang – Aksi nekat dua bandit spesialis rumah kosong berakhir tragis. Seorang pria bertato berinisial S (47) menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur setelah kepergok menggasak uang jutaan rupiah di sebuah rumah warga di Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Rabu (1/7/2026) subuh. Garang saat beraksi, nyali pelaku langsung ciut dan menangis histeris merengek minta ampun ketika bogem mentah massa mulai bersarang di tubuhnya.
Berangkat berdua dengan mengendarai sepeda motor, pelaku melakukan aksi pencurian disebuah rumah warga di wilayah Ngaliyan, sekitar pukul 04.00.
Namun tak menyadari aksinya tersebut diketahui oleh korban yang sedang memasak di dapur. Awalnya, korban mendengar suara mencurigakan dari arah salah satu kamar. Saat dilakukan pengecekan, korban mendapati uang tunai yang disimpan di dalam tas telah hilang.
Baca Juga: Kasus TPPU BUMD Cilacap Gus Yazid Cabut Keterangan Terima Rp 20 Miliar dari Mantan Pangdam
Rupanya, pelaku telah berhasil keluar dari rumah membawa hasil curian. Namun, sempat melihat dua orang tidak dikenal keluar dari halaman rumah sambil membawa tas miliknya menuju sepeda motor yang telah terparkir di depan rumah.
Menyadari telah menjadi korban pencurian, korban segera meminta bantuan anggota keluarga yang berada di rumah. Bersama warga sekitar, mereka kemudian melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Pengejaran tersebut berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di wilayah perbatasan Kecamatan Mijen dan Ngaliyan. Sementara, seorang terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Apes, pelaku pria bertato diketahui warga Semarang Utara yang tertangkap ini langsung diamuk warga lantaran perbuatannya. Pelaku pun menangis dan merengek minta ampun.
Beruntung, pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian dari warga langsung meluncur ke lokasi dan melakukan penanganan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Ngaliyan guna keperluan proses penyidikan dan proses hukum selanjutnya.
Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard, mengatakan menerima laporan mengenai peristiwa tersebut sekitar pukul 05.00. Selanjutnya, personel piket Reskrim bersama piket fungsi Polsek Ngaliyan segera menuju lokasi membawa terduga pelaku ke Mapolsek Ngaliyan guna menjalani proses penyidikan.
"Satu orang terduga pelaku yang diamankan berinisial S, usianya 47 tahun warga Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/7/2026).
Selain mengamankan terduga pelaku juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan aksi pencurian serta sebuah tas selempang milik korban.
"Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp 3 juta. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku (tertangkap), dan mengumpulkan alat bukti," bebernya.
Selain memeriksa terduga pelaku S, penyidik juga melengkapi alat bukti guna penyidikan lebih lanjut. Saat ini, kepolisian juga tengah memburu seorang terduga pelaku lain yang berhasil kabur dengan membawa sebagian hasil dugaan tindak pidana ini.
Baca Juga: Jangan Matikan AC Mobil Saat Hujan Deras, Kebiasaan Ini Bisa Picu Bahaya Fatal di Jalan
"Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap satu orang terduga pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui. Kami berkomitmen mengusut kasus ini secara profesional dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Kapolsek mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan dengan cepat.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum ketika mengamankan pelaku kejahatan.
"Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan setiap pelaku tindak pidana kepada aparat penegak hukum agar seluruh proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi