RADARSEMARANG.ID, Pengamat politik Rocky Gerung kembali menjadi perbincangan setelah secara terang-terangan menyebut Tiyo "bodoh" dalam sebuah diskusi publik di Surabaya.
Dalam acara bedah buku "Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z", Rocky menjawab pertanyaan soal pandangannya terhadap Tiyo dengan tegas:" Bodoh dia."
Namun, Rocky tidak berhenti di situ. Ia langsung memberikan konteks kritik yang lebih dalam.
Baca Juga: Rocky Gerung Siap Kritik Prabowo seperti Jokowi, Tapi Syaratnya Harus Sama
Menurutnya, masalah utama Tiyo bukan semata-mata pada perjuangannya, melainkan pada ketidakmampuan membuat abstraksi dan berpikir secara ideologis.
Rocky juga mengungkap bahwa ia pernah dilaporkan ke polisi gara-gara "mengompori" Tiyo agar naikkan oktaf kritiknya.
Ia mencontohkan bahwa Tiyo lebih sering menggunakan pendekatan sarkasme dan slapstick, bukan kritik yang berbasis gagasan kuat.
Baca Juga: Rocky Gerung Soroti Maraknya Coretan 'Adili Jokowi', Prediksi Eskalasi Ketegangan Politik
Kritik terhadap Cara Berpikir Aktivis
Rocky menekankan bahwa banyak aktivis saat ini gagal membedakan antara emosi dengan pemikiran yang mendalam.
Ia mengingatkan bahaya gerakan yang hanya mengandalkan amarah tanpa didasari ideologi yang jelas, yang rawan ditunggangi kekuatan fasisme atau demagogi.
Pernyataan Rocky ini menjadi sorotan karena ia dikenal vokal mengkritik berbagai tokoh, termasuk Jokowi dan kini memberikan penilaian tajam terhadap gaya aktivisme Tiyo. (tas)
Editor : Tasropi