RADARSEMARANG.ID — Menjelang Idul Adha, tradisi penyembelihan hewan kurban menjadi momen yang sangat berarti bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Memilih hewan untuk dikurbankan dengan baik merupakan langkah pertama untuk memastikan ibadah tersebut dilaksanakan dengan benar dan diterima oleh Allah SWT.
Artikel ini akan menguraikan beberapa saran praktis untuk membantu dalam memilih hewan kurban yang berkualitas.
Pertimbangan utama saat memilih hewan kurban adalah memastikan bahwa hewan itu memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam syariat Islam.
Baca Juga: Dipasang Portal, Kendaraan Tinggi 3,4 Meter Tak Bisa Melintas Silayur Semarang
Ini mencakup pemeriksaan kesehatan hewan, umur, dan kondisi fisiknya.
Selain itu, sangat penting untuk memperhatikan sejarah asal hewan tersebut, memastikan bahwa hewan dibeli atau diperoleh secara legal dan tidak ada masalah dalam kepemilikannya.
Ibadah kurban merupakan ritual yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan dan memberikan efek sosial yang positif bagi golongan yang kurang mampu.
Oleh karena itu, bagi umat Islam yang berniat untuk berkurban, penting untuk mengetahui beberapa tips berikut.
Selain memperhatikan harga, pemilihan sapi yang dalam kondisi sehat dan berkualitas adalah hal yang krusial agar ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan baik.
Bagi umat Muslim yang berniat untuk berkurban, penting untuk melakukan persiapan dalam memilih hewan kurban.
Hal ini untuk memastikan bahwa hewan yang akan dikurbankan sehat dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, dalam berkurban, disarankan untuk memilih hewan yang terbaik.
Secara umum, hewan yang akan dijadikan kurban harus halal menurut Islam dan dalam kondisi sehat.
Namun, dengan banyaknya penjual hewan kurban yang tersedia, tentunya dapat membingungkan bagi orang awam dalam memilih hewan kurban yang sesuai dengan syarat yang berlaku.
Baca Juga: Gagal Berangkat, Jamaah Umroh Geruduk Biro Perjalanan Al Amanah di Java Mall Semarang
Cara memilih hewan kurban yang baik:
Pastikan Hewan Ternak
Umat muslim diwajibkan untuk mengorbankan hewan ternak.
Jenis hewan ternak yang diizinkan mencakup unta, kambing, domba, sapi, dan kerbau.
Semua jenis hewan ini harus sudah memenuhi syarat sebagai hewan ternak yang sehat dan cocok untuk dijadikan kurban.
Umur Hewan Kurban
Usia hewan yang akan dikurbankan sangat krusial karena terdapat ketentuan umur yang berbeda-beda untuk setiap hewan.
Jika Anda ingin berkurban kambing atau domba, syarat usia minimumnya adalah 1 tahun.
Sebaliknya, untuk sapi atau kerbau, hewan tersebut harus berumur minimal 2 tahun sesuai standar.
Cara sederhana untuk mengecek umur hewan kurban adalah dengan melihat catatan kelahiran yang dimiliki oleh pemiliknya.
Selain itu, Anda juga dapat menggunakan metode pemeriksaan gigi, di mana jika gigi susu hewan tersebut sudah tanggal (dua gigi susu di bagian depan), ini menunjukkan bahwa hewan (kambing atau domba) berusia sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau diperkirakan berumur sekitar 22 bulan.
Hewan Kurban Tidak Cacat
Hewan kurban harus dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit seperti demam, hilang selera makan, luka, keluarnya cairan dari hidung, bulu yang tampak kusam dan berdiri, mata yang cekung dan kotor, diare, serta lemas.
Hewan ternak yang Anda pilih sebaiknya memiliki cuping hidung yang lembab, tetapi bukan karena terkena flu. Perhatikan juga bulunya yang harus bersih dan bersinar.
Pastikan untuk memeriksa pernapasan serta detak jantungnya.
Akan lebih baik jika Anda meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai referensi mengenai kesehatan hewan tersebut.
Anda perlu menyadari bahwa hewan yang dijadikan kurban dianggap tidak valid jika hewan itu menderita kebutaan sebelah atau jelas terlihat butanya. Jika hewan tersebut tidak sah, maka hak statusnya adalah sebagai daging biasa dan bukan sebagai hewan kurban.
Baca Juga: Waktu Penerbitan SKTP April 2026 di Info GTK Mempengaruhi Pencairan TPG Bulanan Guru
Hewan Kurban Harus Dalam Kondisi Baik
Aspek fisik hewan kurban harus diperhatikan secara seksama, memastikan bahwa hewan yang dipilih memiliki selera makan yang baik, aktif, mata yang bercahaya, dan bulu yang bersih.
Dengan selera makan yang baik dan aktif, hewan tersebut akan menunjukkan kondisi tubuh yang ideal dan tidak seperti hewan yang terjangkit penyakit.
Memilih Lokasi untuk Membeli Hewan Kurban
Tempat di mana Anda membeli hewan kurban juga sangat penting untuk dipertimbangkan.
Hal yang utama adalah jangan membeli hewan kurban yang dibesarkan di tempat pembuangan sampah.
Hewan dari lokasi semacam itu berisiko terpapar bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan orang yang mengonsumsinya.
Pilihlah hewan kurban yang dibesarkan di area yang bersih dan jauh dari polusi udara, karena hal ini dapat mempengaruhi tingkat stres yang dialami hewan yang ada hubungannya dengan kesehatan mereka. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi