RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 30 karya lukis beraliran realis dipamerkan dan tersebar mulai dari area lobi hingga restoran hotel Grand Candi Hotel. Penataan ini menciptakan suasana yang menyatu antara seni dan ruang.
Karya-karya ini dapat dinikmati oleh publik selama periode pameran, menampilkan hasil kreasi dari 30 seniman asal Jawa Tengah, di antaranya Kok Poo, Ping Jiang, Tulono, Totok Tri, hingga B. Suteja.
Samsul Bahri Siregar, selaku Sekertaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menyatakan sangat mendukung kegiatan seperti ini. Menurutnya hal ini sebagai langkah terus menggaungkan karya.
"Adanya support dari komunitas ini untuk pengembangan kota Semarang karena bagaimanapun pemerintah memang tidak bisa sendiri," ucapnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menyatakan, kegiatan semacam ini sebagaimana visi misi Wali Kota menumbuhkan seni budaya untuk terus dikembangkan. Harapannya setiap kelurahan, kecamatan ada tempat-tempat orang untuk bersemangat membuat karya dari seni rupa, dan seni apapun itu.
Baca Juga: Bansos Tahap 2 April–Juni 2026 Mulai Cair, Ini Update Terbaru PKH dan BPNT Hari Ini
"Bu Wali sangat-sangat concern untuk bagaimana kemudian melukis seni budaya ini untuk dikembangkan," ucapnya.
Sementara itu, Natalie Suhendrik selaku Founder Jagat Rupa Nusantara menyatakan pemilihan lokasi pameran di Grand Candi Hotel Semarang karena merupakan hotel bintang lima di Semarang yang mengusung konsep art & gallery hotel.
"Di sini kami menghadirkan beragam aktivitas seni, mulai dari pameran lukisan, workshop melukis syal, workshop melukis piring keramik, sketch corner, hingga lomba mewarnai untuk anak-anak," ujarnya
Ia menyebut seluruh rangkaian dirancang untuk tidak hanya menghadirkan seni sebagai tontonan, tetapi juga sebagai pengalaman yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Bertepatan dengan Hari Kartini, beberapa lukisan juga menggambarkan pesona perempuan.
Acara ini tidak berhenti pada pameran, Pesona Jagat Rupa juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif sebagai jembatan antara seni dan masyarakat. Workshop melukis syal akan diselenggarakan, workshop melukis keramik, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.
"Selain itu, sketch corner hadir setiap akhir pekan di area lobi, selama pameran seni berlangsung," tambahnya.
Azkar Rizal Muhammad selaku Marcom & Brand Manager Grand Candi Hotel Semarang menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam mendukung ekosistem seni.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye Artmosphere, sebuah wadah yang kami dedikasikan sebagai ruang bertemunya kreativitas, kolaborasi, dan apresiasi seni. Artmosphere adalah bentuk komitmen kamiz sebuah ‘surat cinta’ untuk dunia seni," ucap dia. (ifa)
Editor : Baskoro Septiadi