RADARSEMARANG.ID — Pengumuman awal tentang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai mendapat perhatian dari masyarakat, terutama bagi orang-orang yang ingin bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Meski pemerintah belum memberi jadwal resmi, beberapa petunjuk dan pola seleksi tahun lalu mulai menunjukkan kapan mungkin pendaftaran dibuka.
Antusiasme yang sangat besar terhadap CPNS membuat berita mengenai jadwal, formasi, hingga kemungkinan lulus menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu.
Banyak calon pelamar mulai mempersiapkan diri jauh-jauh hari agar tidak ketinggalan kesempatan seleksi.
Menyusul hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa proses perekrutan CPNS tahun 2026 saat ini masih berada di tahap akhir.
Baca Juga: Kemenkeu Buka Lowongan Kerja 2026 Butuh 300 CPNS Lulusan SMA untuk Bea Cukai Pada Mei 2026
Menurutnya, hampir semua kementerian dan lembaga sudah mengajukan kebutuhan untuk mempekerjakan pegawai.
Namun, jumlah posisi yang akan dibuka masih dalam proses penjelasan, dengan memperhatikan berbagai faktor penting.
Penentuan formasi ini tidak hanya didasari oleh kebutuhan pegawai saja, tetapi juga memperhatikan prioritas pembangunan negara serta kemampuan keuangan pemerintah.
Selain itu, pemerintah juga mulai menggunakan pendekatan berdasarkan data dalam menentukan kebutuhan pegawai negeri sipil.
Beberapa hal yang dipertimbangkan antara lain banyaknya pegawai negeri sipil yang segera pensiun, kebutuhan akan layanan publik, serta pelaksanaan program-program strategis nasional.
Sesuai dengan itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebutkan bahwa proses perekrutan CPNS 2026 sekarang masih berada di tahap akhir.
Menurutnya, hampir semua kementerian dan lembaga sudah mengajukan kebutuhan untuk pegawai mereka.
Namun, jumlah posisi yang akan dibuka masih dalam proses penyusunan dengan mengacu pada berbagai aspek yang penting.
Baca Juga: CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Prediksi Jadwal dan Formasinya
Penentuan formasi ini bukan hanya melihat kebutuhan pegawai saja, tetapi juga memperhatikan prioritas pembangunan negara serta kemampuan keuangan pemerintah.
Selain itu, pemerintah juga mulai menggunakan cara berbasis data untuk menentukan kebutuhan pegawai negeri sipil.
Beberapa hal yang dipertimbangkan antara lain banyaknya pegawai negeri sipil yang akan pensiun, kebutuhan akan pelayanan publik, serta pelaksanaan program-program strategis nasional.
Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka? Ini Kebijakan Formasi CPNS Zero Growth dan Minus Growth
Alur Pendaftaran CPNS 2026
Alur pendaftaran CPNS 2026 diprediksi hampir sama dengan alur pendaftaran di tahun-tahun sebelumnya.
Dilanjutkan dari halaman SSCASN BKN, berikut langkah-langkah pendaftaran CPNS yang harus dilakukan oleh peserta.
1. Daftar Akun di Portal SSCASN BKN
Saat mendaftar akun, para pelamar diminta untuk mengisi beberapa data berikut:
NIK, nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon genggam, kabupaten atau kota (tempat KTP diterbitkan) serta alamat email yang aktif.
Password akun SSCASN dan pertanyaan pengaman.
Upload foto KTP dengan ukuran maksimal 200 KB dan lakukan swafoto.
Setelah itu, pendaftar bisa mencetak kartu informasi akunnya.
2. Daftar Formasi
Pelamar dapat mendaftar formasi dengan alur berikut:
Mengisi Biodata.
Memilih Jenis Seleksi (CPNS).
Memilih Farmasi.
Meng-upload Dokumen.
Mengecek resume.
Mencetak Kartu Pendaftaran.
3. Seleksi Administrasi
Setelah pelamar mendaftarkan diri ke posisi yang akan dilamar.
Selanjutnya, panitia akan memeriksa kembali informasi yang diajukan oleh pelamar.
Baca Juga: Cara, Link, Jadwal dan Alur Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih 2026
Kemudian, panitia akan mengumumkan hasil seleksi administrasi.
Jika pelamar merasa tidak nyaman dengan hasil seleksi atau menemukan kesalahan dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh panitia. Maka pelamar dapat mengajukan sanggah.
Pelamar yang dinyatakan lulus tahap administrasi dapat mencetak kartu ujian.
4. Seleksi Kompetensi
Peserta yang lulus seleksi administrasi dikirim ke CAT-BKN untuk mengikuti ujian seleksi kompetensi.
Semua hasil penilaian dari Seleksi Kompetensi selanjutnya akan dikirim ke SSCASN untuk diproses nilai sesuai dengan batas nilai kelulusan atau aturan afirmasi yang telah ditentukan.
Peserta yang lolos seleksi administrasi dan sudah sebelumnya mengikuti seleksi Kompetensi Dasar dalam Seleksi CPNS 2023 dengan tingkat pendidikan yang sama.
Setelah mengikuti ujian SKD menggunakan sistem CAT BKN, peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke ujian SKB.
5. Pengumuman Kelulusan
Setelah proses penilaian kemampuan selesai, panitia akan mengumumkan siapa-siapa yang diterima menjadi CPNS.
Pelamar juga bisa menanyakan atau menyampaikan pendapat kepada panitia mengenai hasil pengumuman tersebut.
Bagi pelamar yang dinyatakan lulus, kemudian diminta untuk melakukan pemberkasan. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi