Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bocoran Jadwal, Kuota Formasi, Alur Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka?

Falakhudin • Jumat, 17 April 2026 | 05:49 WIB
CPNS 2026
CPNS 2026

 

RADARSEMARANG.ID — Hingga pertengahan April 2026, pemerintah belum memberikan informasi resmi tentang jadwal pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2026. 

Saat ini, proses perekrutan masih dalam tahap pembicaraan dan penyempurnaan bentuknya oleh pemerintah. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, sebelumnya memberi tahu bahwa pelaksanaan seleksi CPNS kemungkinan besar akan dilakukan kembali pada tahun 2026.  

Meski begitu, dia menegaskan bahwa pengumuman tidak bisa dilakukan terburu-buru. 

Baca Juga: 3 Cara Cek Penerima Bansos April 2026 Secara Online dan Offline

Ini karena pemerintah masih perlu memastikan bahwa anggaran dan kebutuhan kompetensi di setiap instansi sudah siap, agar proses rekrutmen bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. 

Pengumuman awal tentang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 mulai mendapat perhatian dari masyarakat, terutama bagi orang-orang yang ingin bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN). 

Meski pemerintah belum memberi jadwal resmi, beberapa petunjuk dan pola seleksi tahun lalu mulai menunjukkan kapan mungkin pendaftaran dibuka. 

Antusiasme yang sangat besar terhadap CPNS membuat berita mengenai jadwal, formasi, hingga kemungkinan lulus menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu.  

Banyak calon pelamar mulai mempersiapkan diri jauh-jauh hari agar tidak ketinggalan kesempatan seleksi. 

Menyusul hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa proses perekrutan CPNS tahun 2026 saat ini masih berada di tahap akhir. 

Menurutnya, hampir semua kementerian dan lembaga sudah mengajukan kebutuhan untuk mempekerjakan pegawai.  

Namun, jumlah posisi yang akan dibuka masih dalam proses penjelasan, dengan memperhatikan berbagai faktor penting. 

Penentuan formasi ini tidak hanya didasari oleh kebutuhan pegawai saja, tetapi juga memperhatikan prioritas pembangunan negara serta kemampuan keuangan pemerintah.  

Baca Juga: Bansos April 2026 ATENSI YAPI Tahap 2 Cair, Anak Yatim Piatu Terima Rp600 Ribu

Selain itu, pemerintah juga mulai menggunakan pendekatan berdasarkan data dalam menentukan kebutuhan pegawai negeri sipil. 

Beberapa hal yang dipertimbangkan antara lain banyaknya pegawai negeri sipil yang segera pensiun, kebutuhan akan layanan publik, serta pelaksanaan program-program strategis nasional. 

Sesuai dengan itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebutkan bahwa proses perekrutan CPNS 2026 sekarang masih berada di tahap akhir. 

Menurutnya, hampir semua kementerian dan lembaga sudah mengajukan kebutuhan untuk pegawai mereka.  

Namun, jumlah posisi yang akan dibuka masih dalam proses penyusunan dengan mengacu pada berbagai aspek yang penting. 

Penentuan formasi ini bukan hanya melihat kebutuhan pegawai saja, tetapi juga memperhatikan prioritas pembangunan negara serta kemampuan keuangan pemerintah.  

Selain itu, pemerintah juga mulai menggunakan cara berbasis data untuk menentukan kebutuhan pegawai negeri sipil. 

Beberapa hal yang dipertimbangkan antara lain banyaknya pegawai negeri sipil yang akan pensiun, kebutuhan akan pelayanan publik, serta pelaksanaan program-program strategis nasional. 

Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA? Ini Bocoran Formasi, Jadwal dan Syarat Lengkap

Prediksi Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 

Meskipun belum ada pengumuman resmi, beberapa pihak mengatakan bahwa pendaftaran CPNS 2026 kemungkinan akan dibuka pada triwulan ketiga tahun ini, yaitu sekitar bulan Agustus hingga September 2026. 

Perkiraan ini berdasarkan pola seleksi tahun-tahun sebelumnya, seperti: 

CPNS 2024: 20 Agustus - 10 September 

CPNS 2023: pertengahan September - awal Oktober 

Berdasarkan tren tersebut, jadwal penerimaan CPNS tahun 2026 kemungkinan besar tidak akan terlalu berbeda.  

Namun, masyarakat tetap dianjurkan untuk menunggu informasi resmi melalui portal SSCASN agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas atau salah. 

 

Perkiraan Formasi CPNS 2026 

Kebutuhan pegawai negeri sipil pada tahun 2026 diperkirakan akan sangat besar.  

Hal ini terjadi karena banyak pegawai yang segera memasuki masa pensiun. 

Diperkirakan sekitar 160.000 pegawai negeri sipil akan pensiun pada tahun 2026.  

Kondisi ini memberikan kesempatan besar bagi masyarakat yang ingin mengikuti proses penerimaan CPNS. 

Baca Juga: Deretan 15 Formasi CPNS 2026 Favorit, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Selain itu, jumlah kebutuhan pekerjaan juga diprediksi bisa mencapai 300.000 hingga 400.000 posisi.  

Prioritas dalam perekrutan tenaga kemungkinan besar akan difokuskan pada beberapa bidang berikut: 

Pelayanan publik 

Tenaga teknis dan administrasi 

Pendidikan (guru dan tenaga kependidikan) 

Kesehatan (dokter, perawat, tenaga medis) 

Digital dan teknologi 

Selain itu, masih ada lebih dari 600 ribu posisi yang belum terisi sepenuhnya dari tahun sebelumnya, sehingga peluang untuk mengikuti rekrutmen CPNS 2026 masih terbuka lebar. 

Baca Juga: 10 Formasi CPNS 2026 yang Paling Diminati, Tembus Ratusan Ribu Pelamar

Kebijakan Formasi CPNS Zero Growth dan Minus Growth 

Berdasarkan Buku Nota Keuangan II Tahun 2026, pemerintah akan menerapkan kebijakan rekrutmen ASN dengan pertumbuhan nol dan pengurangan jumlah pegawai. 

Kebijakan ini berarti: 

Tidak ada pertumbuhan: jumlah pegawai baru disesuaikan dengan jumlah ASN yang pensiun. 

Pertumbuhan tidak ada: jumlah pegawai baru lebih kecil dibandingkan jumlah pegawai negeri sipil yang meninggalkan posisinya. 

Langkah ini menunjukkan bahwa proses perekrutan CPNS di masa depan akan lebih dipilih secara hati-hati, lebih cepat, dan sesuai dengan kebutuhan nyata dari masing-masing lembaga. 

Pelaksanaan rekrutmen pegawai ASN, termasuk CPNS tahun 2026, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. 

Regulasi ini memperkuat pentingnya sistem meritokrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pemilihan.  

Dengan demikian, perekrutan pegawai negeri sipil diharapkan lebih profesional dan sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

Baca Juga: Gresik Phonska Plus Pastikan Satu Tiket Grand Final Proliga 2026

Alur Pendaftaran CPNS 2026 

Alur pendaftaran CPNS 2026 diprediksi hampir sama dengan alur pendaftaran di tahun-tahun sebelumnya.  

Dilanjutkan dari halaman SSCASN BKN, berikut langkah-langkah pendaftaran CPNS yang harus dilakukan oleh peserta. 

1. Daftar Akun di Portal SSCASN BKN 

Saat mendaftar akun, para pelamar diminta untuk mengisi beberapa data berikut: 

NIK, nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon genggam, kabupaten atau kota (tempat KTP diterbitkan) serta alamat email yang aktif. 

Password akun SSCASN dan pertanyaan pengaman. 

Upload foto KTP dengan ukuran maksimal 200 KB dan lakukan swafoto. 

Setelah itu, pendaftar bisa mencetak kartu informasi akunnya. 

2. Daftar Formasi 

Pelamar dapat mendaftar formasi dengan alur berikut: 

Mengisi Biodata. 

Memilih Jenis Seleksi (CPNS). 

Memilih Farmasi. 

Meng-upload Dokumen. 

Mengecek resume. 

Mencetak Kartu Pendaftaran. 

3. Seleksi Administrasi 

Setelah pelamar mendaftarkan diri ke posisi yang akan dilamar.  

Selanjutnya, panitia akan memeriksa kembali informasi yang diajukan oleh pelamar.  

Kemudian, panitia akan mengumumkan hasil seleksi administrasi.  

Jika pelamar merasa tidak nyaman dengan hasil seleksi atau menemukan kesalahan dalam proses verifikasi yang dilakukan oleh panitia. Maka pelamar dapat mengajukan sanggah.  

Pelamar yang dinyatakan lulus tahap administrasi dapat mencetak kartu ujian. 

4. Seleksi Kompetensi 

Peserta yang lulus seleksi administrasi dikirim ke CAT-BKN untuk mengikuti ujian seleksi kompetensi. 

Semua hasil penilaian dari Seleksi Kompetensi selanjutnya akan dikirim ke SSCASN untuk diproses nilai sesuai dengan batas nilai kelulusan atau aturan afirmasi yang telah ditentukan. 

Peserta yang lolos seleksi administrasi dan sudah sebelumnya mengikuti seleksi Kompetensi Dasar dalam Seleksi CPNS 2023 dengan tingkat pendidikan yang sama. 

Setelah mengikuti ujian SKD menggunakan sistem CAT BKN, peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke ujian SKB. 

5. Pengumuman Kelulusan 

Setelah proses penilaian kemampuan selesai, panitia akan mengumumkan siapa-siapa yang diterima menjadi CPNS.  

Pelamar juga bisa menanyakan atau menyampaikan pendapat kepada panitia mengenai hasil pengumuman tersebut.  

Bagi pelamar yang dinyatakan lulus, kemudian diminta untuk melakukan pemberkasan. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi tanda-tanda baik mengenai pelaksanaan CPNS di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.  

Sedianya, DJBC akan membuka lowongan pekerjaan untuk 300 orang lulusan SMA. 

Jadi, kalau di Kementerian Keuangan sendiri, kita nggak lama.  

"Seperti yang dulu dikatakan, mereka dibuka di Bea Cukai, 300 orang lulusan SMA," ujar Purbaya dalam diskusi bersama media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026). 

Purbaya menyebut rekrutmen CPNS tersebut tertunda eksekusinya.  

Namun, ia meminta agar rekrutmen CPNS DJBC segera dibuka karena kebutuhan akan tenaga pegawai di lapangan.

"Udah berapa bulan nggak jadi-jadi. Saya bilang eksekusi aja, karena saya perlu orang di Bea Cukai yang level pekerjaannya yang betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka ya yang 300 urusan SMA. Bulan depan," jelas menteri keuangan yang dikenal dengan gaya koboinya itu. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#pendaftaran cpns 2026 #Kapan CPNS 2026 dibuka #Jadwal CPNS 2026 #rekrutmen ASN 2026 #CPNS 2026