Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bansos April 2026 PKH dan BPNT Tahap 2 Cair, Cek Saldo yang Masuk ke Rekening KKS Golongan Ini

Falakhudin • Selasa, 14 April 2026 | 05:33 WIB
Bansos.
Bansos.

RADARSEMARANG.ID — Kementerian Sosial mengatakan bahwa distribusi bantuan sosial pada bulan April 2026 bisa dilakukan lebih awal setelah tanggal pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dipindahkan lebih dulu. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah mempercepat jadwal pengumpulan pembaruan data DTSEN. 

Data ini menjadi dasar dalam penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. 

Dengan menerima data pemutakhiran lebih dulu, pemerintah punya waktu lebih lama untuk memproses pengucuran bansos.  

Sehingga, kata Gus Ipul, bantuan kepada masyarakat bisa diberikan lebih cepat dan lebih tepat sasaran. 

Baca Juga: Tahapan Penyaluran TPG Guru Sesuai Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026

Ia menjelaskan, bansos disalurkan melalui dua cara, yaitu melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan melalui PT Pos Indonesia. 

Gus Ipul juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial di kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan hasil yang baik.  

Bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako sudah terdistribusikan lebih dari 96 persen ke para penerima manfaat. 

Secara umum, data DTSEN kita terima pada tanggal 20 di setiap semester.  

“Sekarang kita lanjutkan ke tanggal 10, mulai 10 April dan seterusnya. Hasil pemutakhiran tersebut akan menjadi acuan dalam penyaluran bansos setiap bulannya," ujar Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, sebagaimana dilaporkan dari laman resmi Kemensos, Jumat (3/4/2026). 

"Dengan waktu yang lebih banyak untuk menyalurkan, kita berharap persentase penyaluran bisa terus naik," katanya. 

Untuk kuarter II tahun 2026, Kemensos berencana meningkatkan kualitas data DTSEN agar lebih mantap, sehingga pembagian bantuan sosial selama bulan April hingga Juni bisa dilakukan tepat waktu kepada masyarakat yang memenuhi syarat secara benar. 

Mensos juga memperingatkan para penerima manfaat untuk menggunakan bantuan dengan bijak sesuai dengan kebutuhan keluarga mereka. 

"Kami mengajak secara perlahan untuk berpartisipasi dalam program pemberdayaan sosial agar keluarga yang menerima manfaat di masa depan akan lebih mandiri," katanya. 

Baca Juga: Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 Terbit, Berikut Jadwal Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dari April hingga Desember 2026

Langkah ini dianggap sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki masalah yang sering terjadi dalam bansos, yaitu keterlambatan dalam menyalurkan bantuan dan ketidakakuratan dalam menentukan penerima.  

Pada kuartal pertama tahun 2026, penyaluran dua program utama sudah mencapai lebih dari 96 persen. 

 

Tiga Bansos Utama Cair April 

Dari bulan April sampai Juni 2026, ada tiga program bantuan yang akan diberikan lagi. 

1. Program Keluarga Harapan (PKH) masih menjadi fondasi utama dalam memberikan perlindungan sosial.  

Bantuan ini diberikan setiap tiga bulan kepada keluarga yang tidak mampu, dengan komponen meliputi ibu hamil, anak yang sedang sekolah, lansia, hingga orang dengan disabilitas. 

Besaran bantuan berbeda-beda, mulai dari Rp225 ribu sampai Rp750 ribu per komponen, tergantung pada kategori penerima dalam satu keluarga. 

2. Bantuan Pangan Non Tunai atau program sembako kembali diberikan dalam bentuk saldo elektronik. 

Sebelumnya, penerima mendapatkan Rp600 ribu selama tiga bulan, dan kini pembayaran dilanjutkan lagi sesuai dengan masa berlakunya. 

Baca Juga: Liburan Idul Adha 2026 Hadirkan Long Weekend 5 Hari Persiapan Wisata Bareng Keluarga

Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari di e-warong atau agen resmi dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). 

3. Program Indonesia Pintar (PIP) masih berlangsung hingga April dalam proses pencairannya.  

Bantuan pendidikan ini diberikan kepada pelajar mulai dari jenjang PAUD sampai SMA dengan besaran uang bantuan mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1,8 juta per tahun. 

Tahun ini, pemerintah mulai memperluas kelompok penerima manfaat hingga ke pendidikan usia dini.

Dilaporkan dari saluran YouTube Diary Bansos, menurut pengawasan terkini terkait sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) hingga tanggal 12 dan 13 April 2026, situasi penyaluran bantuan tahap kedua belum menunjukkan kemajuan yang berarti. 

Artinya, proses penyaluran bantuan ini belum resmi dimulai. 

Proses Sudah Dimulai, Tapi Belum Masuk Tahap Pencairan 

Informasi yang beredar sebelumnya menyatakan bahwa penyaluran bansos akan dimulai sejak 10 April 2026. 

Namun, perlu diperjelas bahwa tanggal tersebut bukanlah titik awal pencairan melainkan awal fase penarikan dan pengolahan data oleh Kementerian Sosial (Kemensos). 

Perubahan ini adalah bagian dari akselerasi sistem, yang sebelumnya dilakukan setiap tanggal 20, kini dimajukan menjadi tanggal 10 setiap bulan. 

Baca Juga: Gaji Ke-13 PNS, PPPK, TNI, Polri, Pejabat Negara dan Pensiunan Masih Dibahas, Simak Bocoran dan Nominal per Golongan

Meski begitu, tahap ini masih dalam ranah administratif, seperti: 

• Verifikasi data penerima 

• Pemutakhiran data sosial 

• Validasi hasil pendamping lapangan 

Belum Ada Tanda Penyaluran di SIKS-NG 

Hingga saat ini, pada menu penyaluran di SIKS-NG, belum ada periode penyaluran untuk tahap kedua (April–Juni 2026). 

Baik pada menu: 

• Final closing 

• View DTS 

• Status penyaluran 

Semua masih kosong atau belum mengalami pembaruan. 

Hal ini menunjukkan bahwa bantuan tersebut masih pada tahap persiapan dan belum memasuki proses pencairan. 

Golongan Tertentu Sudah Mulai Menerima Bantuan 

Meskipun secara umum belum ada pencairan, ada berita baik bagi beberapa KPM.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos April 2026 PKH dan BPNT Tahap 2, Cek Saldo KKS

Beberapa penerima melaporkan bahwa saldo bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) telah masuk ke rekening mereka melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). 

Namun, penting untuk dicatat bahwa pencairan ini hanya berlaku untuk kelompok tertentu, yaitu: 

• Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah mendapatkan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk tahap pertama (Januari–Maret 2026) 

• KPM yang baru menerima KKS pada akhir tahun 2025 

• KPM yang sebelumnya mengalami masalah dalam distribusi kartu tetapi kini sudah aktif 

Menariknya, meskipun status dalam sistem masih SPM dan belum beralih ke tahap Surat Instruksi (SI), bantuan telah mulai masuk ke rekening penerima. 

Baca Juga: Begini Penjelasan Menkeu Purbaya Soal Gaji Ke-13 ASN

Imbauan untuk KPM 

Bagi masyarakat yang merasa termasuk dalam kategori tersebut, disarankan untuk: 

• Memeriksa saldo KKS secara rutin di ATM atau agen perbankan 

• Memastikan status mereka di sistem melalui pendamping sosial atau kepala desa 

• Memanfaatkan bantuan segera setelah saldo tersedia 

Pemerintah juga mengingatkan agar bantuan digunakan dengan bijak untuk kebutuhan dasar. 

Banyak pihak memperkirakan bahwa pencairan akan mulai terlihat pada akhir April 2026, setelah semua proses administrasi selesai. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Bansos April 2026 #Bansos PIP 2026 #bansos pkh 2026 #cara cek bansos #bansos bpnt 2026