RADARSEMARANG.ID – Pemerintah melanjutkan pendistribusian bantuan sosial (bansos) pada April 2026 sebagai langkah strategis menjaga stabilitas daya beli kelompok masyarakat rentan.
Penyaluran ini menandai dimulainya tahap kedua untuk periode April hingga Juni 2026.
Meskipun jadwal pencairannya bervariasi antarwilayah, proses distribusi dipercepat melalui pembaruan data penerima yang lebih dini.
Baca Juga: Perpres 79 Tahun 2025 dan Kapan PNS Bisa Merasakan Kenaikan Gaji 2026, Simak Selengkapnya
Alhasil, dana bantuan dilaporkan sudah mulai tersalurkan sejak minggu kedua bulan April.
Daftar Bansos yang Cair April 2026
Beberapa program bantuan yang dipastikan cair bulan ini adalah sebagai berikut.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Besaran bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima, antara lain sebagai berikut.
Ibu hamil dan balita Rp750.000
Siswa SD/sederajat Rp225.000
Siswa SMP/sederajat Rp375.000
Siswa SMA/sederajat Rp500.000
Lansia dan disabilitas berat Rp600.000
Bantuan ini disalurkan setiap tiga bulan sesuai tahapan yang telah ditentukan.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau yang juga dikenal sebagai program sembako merupakan bantuan yang diberikan dalam bentuk saldo elektronik, bukan uang tunai langsung.
Tujuannya agar bantuan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar.
Setiap penerima BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali, sehingga total bantuan yang diterima dalam satu tahap pencairan mencapai Rp600.000.
Saldo tersebut dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging, atau bahan pangan lain di e-warong maupun agen resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan yang ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan sekolah tanpa terkendala biaya.
Bantuan ini difokuskan untuk mendukung kebutuhan dasar pendidikan seperti pembelian perlengkapan sekolah, buku, hingga biaya penunjang lainnya.
Besaran bantuan yang diterima berbeda sesuai jenjang pendidikan. Untuk siswa SD atau sederajat sebesar Rp450.000 per tahun, siswa SMP atau sederajat Rp750.000 per tahun, dan siswa SMA atau sederajat bisa mencapai hingga Rp1,8 juta per tahun.
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Penyaluran bansos dilakukan dalam empat tahap selama satu tahun, yaitu tahap pertama pada Januari hingga Maret, tahap kedua April hingga Juni, tahap ketiga Juli hingga September, serta tahap keempat Oktober hingga Desember.
Khusus April 2026, pencairan sudah memasuki tahap kedua dan mulai disalurkan secara bertahap sejak minggu kedua bulan tersebut.
Kenapa Banyak yang Tidak Dapat Bansos?
Penting untuk dipahami bahwa bantuan ini tidak ditujukan bagi semua orang, melainkan hanya bagi mereka yang memenuhi kriteria spesifik.
Pemerintah mengandalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama untuk menentukan penerima, dengan prioritas khusus pada masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1–4 atau kategori paling rentan.
Selain itu, calon penerima wajib memiliki NIK yang valid dan sudah terdaftar secara resmi dalam sistem sosial Kementerian Sosial.
Hal yang sering menjadi kendala adalah masalah sinkronisasi. Jika data individu tidak sesuai dengan sistem, maka bantuan kemungkinan besar tidak akan cair meskipun yang bersangkutan merasa berhak menerimanya.
Cara Cek Penerima Bansos April 2026
Daripada menunggu ketidakpastian, masyarakat disarankan untuk melakukan pengecekan mandiri guna memastikan status kepesertaan mereka. Berikut langkah-langkahnya.
Melalui website:
Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan NIK sesuai KTP
Input kode verifikasi yang tertera pada kotak
Klik “Cari Data”
Melalui aplikasi:
Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
Buat akun dengan melengkapi data diri
Login dengan akun yang sudah terverifikasi
Pilih menu “Cek Bansos”
Sistem akan menampilkan status penerimaan dan jenis bansos yang didapat.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi