Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jadwal Resmi TKA 2026 SD dan SMP Akhirnya Diumumkan, Ini Rincian Lengkap Tanggal, Materi Ujian, dan Hal Penting yang Wajib Diketahui Siswa dan Orang Tua

Deka Yusuf Afandi • Senin, 30 Maret 2026 | 14:35 WIB
TKA bukan sekadar ujian biasa. Ada survei karakter dan lingkungan belajar yang ikut dinilai. Simak semua detailnya di sini.
TKA bukan sekadar ujian biasa. Ada survei karakter dan lingkungan belajar yang ikut dinilai. Simak semua detailnya di sini.

RADARSEMARANG.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen akan segera melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.

Program ini menjadi perhatian luas karena menyasar langsung peserta didik di jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama, sekaligus menjadi salah satu indikator penting dalam pemetaan kemampuan akademik siswa di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Ketegangan Timur Tengah Picu Kekhawatiran Baru, Pemerintah Siapkan Skema WFH ASN untuk Tekan Konsumsi BBM

Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan berlangsung pada bulan April dan akan dibagi dalam beberapa gelombang serta sesi.

Pembagian ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi geografis Indonesia yang luas serta perbedaan zona waktu, sehingga pelaksanaan dapat berjalan efektif, tertib, dan merata.

TKA ditujukan bagi siswa kelas VI pada jenjang SD/MI serta siswa kelas IX pada jenjang SMP/MTs atau sederajat.

Dengan cakupan ini, TKA diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang kesiapan akademik siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Baca Juga: TPG 2026 Sudah Cair di Beberapa Daerah, Tapi Masih Banyak yang Menunggu, Sistem yang Masih Jadi Kendala

Untuk jenjang SMP/MTs dan sederajat, pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada tanggal 06 hingga 16 April 2026. Rentang waktu ini memberikan fleksibilitas bagi sekolah untuk menyesuaikan jadwal pelaksanaan sesuai dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan.

Sementara itu, untuk jenjang SD/MI dan sederajat, TKA akan dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 30 April 2026. Penjadwalan ini dibuat secara terpisah untuk menghindari penumpukan peserta serta memastikan pelaksanaan berjalan lebih fokus dan terorganisir.

Dalam pelaksanaannya, TKA dirancang tidak hanya menguji kemampuan akademik semata, tetapi juga mengukur aspek karakter dan lingkungan belajar siswa.

Hal ini menjadi pendekatan baru yang lebih komprehensif dalam menilai kualitas pendidikan. Pada hari pertama pelaksanaan TKA, peserta akan memulai dengan sesi latihan selama 10 menit.

Sesi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal terkait format soal yang akan dihadapi sehingga siswa dapat lebih siap dan percaya diri. Setelah sesi latihan, peserta akan mengerjakan soal Matematika dan Numerasi selama 75 menit.

Materi ini menjadi fokus utama karena kemampuan numerasi dianggap sebagai salah satu kompetensi dasar yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, siswa akan mengerjakan sebanyak 30 soal yang merupakan gabungan antara soal yang disusun oleh pusat dan daerah.

Kombinasi ini diharapkan mampu mencerminkan kebutuhan nasional sekaligus konteks lokal yang relevan. Pada hari pertama juga terdapat sesi Survei Karakter yang dikerjakan selama 20 menit.

Baca Juga: SKTP Januari 2026 Tak Kunjung Terbit, Tapi Februari–Maret Cair? Ini Fakta Sebenarnya yang Jarang Diketahui Guru

Survei ini bertujuan untuk mengukur aspek non-kognitif seperti sikap, nilai, dan kebiasaan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki hari kedua, peserta kembali diawali dengan sesi latihan selama 10 menit. Tahapan ini konsisten dilakukan untuk memastikan siswa memahami teknis pengerjaan sebelum masuk ke inti ujian.

Setelah itu, siswa akan mengerjakan soal Bahasa Indonesia yang berfokus pada literasi selama 75 menit. Kemampuan literasi menjadi salah satu indikator penting dalam memahami informasi dan berpikir kritis.

Seperti pada hari pertama, siswa juga akan menghadapi 30 soal gabungan dari pusat dan daerah. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara standar nasional dan konteks lokal.

Pada hari kedua, peserta juga akan mengikuti Survei Lingkungan Belajar atau yang dikenal dengan istilah “sulingjar” selama 20 menit. Survei ini memberikan gambaran tentang kondisi belajar yang dialami siswa baik di sekolah maupun di rumah.

Penting untuk diketahui bahwa setiap hari pelaksanaan TKA terdiri dari beberapa sesi yang disesuaikan dengan zona waktu Indonesia, yaitu WIB, WITA, dan WIT.

Penyesuaian ini penting agar pelaksanaan berjalan serentak namun tetap mempertimbangkan waktu lokal masing-masing daerah.

Namun demikian, terdapat catatan khusus bahwa sesi keempat tidak tersedia untuk wilayah WIT. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh pertimbangan teknis dan efisiensi waktu pelaksanaan di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, TKA mencakup asesmen kognitif yang meliputi numerasi dan literasi, serta asesmen non-kognitif melalui berbagai survei. Pendekatan ini menunjukkan bahwa sistem pendidikan kini tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga perkembangan karakter siswa.

Kehadiran TKA menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan di Indonesia. Dengan data yang dihasilkan, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Baca Juga: TPG THR 100 Persen 2026 Tidak Semua Guru Mendapatkan, Begini Regulasinya

Bagi siswa dan orang tua, informasi mengenai jadwal dan mekanisme TKA ini sangat penting untuk dipahami sejak dini. Persiapan yang matang akan membantu siswa menghadapi tes dengan lebih percaya diri dan optimal.

Di sisi lain, peran sekolah juga sangat krusial dalam memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Mulai dari kesiapan fasilitas hingga pendampingan siswa, semua menjadi faktor penentu keberhasilan TKA.

Dengan pelaksanaan yang terencana dan sistematis, TKA 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan Indonesia. Tidak hanya sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai pendorong peningkatan kualitas belajar mengajar di masa depan.

Informasi lengkap mengenai TKA ini menjadi salah satu topik yang banyak dicari masyarakat, terutama menjelang waktu pelaksanaan.

Oleh karena itu, memahami detail jadwal, mekanisme, serta tujuan dari TKA menjadi hal yang sangat penting bagi semua pihak yang terlibat. (dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Tes Kemampuan Akademik #TKA 2026