Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Ini Penjelasan Lengkap Awal Ramadhan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44 WIB

 

Puasa Ramadhan 2026 tinggal beberapa hari lagi. Ini jadwal lengkap, proses sidang isbat, dan penjelasan perbedaan metode penentuan awal Ramadhan.
Puasa Ramadhan 2026 tinggal beberapa hari lagi. Ini jadwal lengkap, proses sidang isbat, dan penjelasan perbedaan metode penentuan awal Ramadhan.

 

RADARSEMARANG.ID – Puasa Ramadhan 2026 tinggal menghitung hari. Kalimat ini menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari masyarakat Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, khususnya oleh umat Muslim yang mulai mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Tidak mengherankan, sebab Ramadhan selalu menjadi momentum spiritual, sosial, dan budaya yang sangat besar di Indonesia.

Perbincangan mengenai kapan awal puasa Ramadhan 2026 dimulai kembali mencuat setelah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Ketetapan ini diumumkan pada Rabu, 4 Februari 2026, melalui maklumat resmi yang merujuk pada hisab hakiki wujudul hilal serta Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 2026.

Di sisi lain, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI masih akan menentukan awal Ramadhan melalui mekanisme sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026.

Hal ini membuat pertanyaan “Puasa Ramadhan 2026 tinggal berapa hari lagi?” semakin ramai dibahas di mesin pencari, media sosial, hingga grup percakapan keluarga.

Jika dihitung sejak 1 Februari 2026, maka Ramadhan menurut Muhammadiyah akan dimulai 17 hari kemudian, tepatnya pada 18 Februari 2026.

Artinya, umat Muslim hanya memiliki waktu singkat untuk melakukan persiapan lahir dan batin sebelum memasuki bulan penuh berkah ini.

Penetapan Awal Ramadhan 2026: Muhammadiyah, Pemerintah, dan Potensi Perbedaan

Muhammadiyah menjadi organisasi Islam pertama yang mengumumkan secara resmi awal Ramadhan 1447 H.

Dalam keterangannya, PP Muhammadiyah menyebutkan bahwa penetapan tersebut merujuk pada Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Nomor 01/MLM/1.1/B/2025

serta perhitungan astronomis yang menunjukkan bahwa hilal sudah wujud pada saat matahari terbenam menjelang Ramadhan.

Berdasarkan perhitungan tersebut:

Sementara itu, Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan pemerintah memprakirakan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Namun, pemerintah menegaskan bahwa tanggal tersebut masih bersifat sementara dan akan dipastikan melalui sidang isbat.

Perbedaan ini bukanlah hal baru. Setiap tahun, penetapan awal Ramadhan kerap memunculkan dua tanggal berbeda antara metode hisab murni yang digunakan Muhammadiyah dan metode hisab-rukyat yang digunakan pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) serta ormas Islam lainnya.

Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H: Proses Ilmiah dan Keagamaan

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI telah menjadwalkan sidang isbat awal Ramadhan 1447 H dengan rincian sebagai berikut:

Sidang ini akan menjadi penentu resmi kapan umat Islam di Indonesia mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2026. Keputusan hasil sidang isbat akan diumumkan secara langsung kepada publik melalui konferensi pers Menteri Agama.

Mengutip penjelasan dari baznas.go.id, sidang isbat bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan proses panjang yang memadukan pendekatan ilmiah, astronomis, dan syariat Islam.

Sidang ini melibatkan berbagai pihak lintas disiplin demi memastikan keputusan yang diambil bersifat objektif dan dapat diterima secara luas.

Tahapan Sidang Isbat Awal Ramadhan

Secara umum, sidang isbat terdiri dari beberapa tahapan penting:

  1. Pemaparan Data Hisab
    Para pakar astronomi dan ahli falak mempresentasikan data posisi bulan dan matahari menjelang awal Ramadhan, termasuk ketinggian hilal dan sudut elongasi.

  2. Verifikasi Rukyatul Hilal
    Kemenag mengumpulkan laporan hasil pengamatan hilal dari puluhan titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

  3. Musyawarah dan Pengambilan Keputusan
    Menteri Agama memimpin diskusi bersama perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, LAPAN, dan pakar kalender hijriah untuk menentukan apakah hilal memenuhi kriteria imkan rukyat.

  4. Pengumuman Resmi Pemerintah
    Setelah keputusan diambil, hasil sidang isbat diumumkan kepada masyarakat melalui media nasional dan kanal resmi Kemenag.

Mengapa Awal Ramadhan 2026 Sangat Dinantikan?

Ramadhan bukan sekadar bulan puasa. Di Indonesia, Ramadhan adalah peristiwa nasional yang berdampak luas pada kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Mulai dari perubahan jam kerja, aktivitas pendidikan, lonjakan konsumsi, hingga tradisi mudik dan Idul Fitri.

Tak heran jika pencarian kata kunci seperti:

meningkat drastis di Google Search menjelang bulan suci.

Bagi umat Muslim, kepastian awal Ramadhan juga menjadi dasar untuk:

Berdasarkan ketetapan PP Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat pada 17 Februari 2026.

Dengan selisih waktu yang sangat dekat, umat Islam di Indonesia kini benar-benar berada di ambang memasuki bulan suci Ramadhan.

Apa pun keputusan resminya nanti, satu hal yang pasti: Ramadhan 2026 tinggal menghitung hari.

Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim untuk mulai mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun sosial, agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan penuh keikhlasan dan makna.(dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#hasil sidang isbat ramadhan #sidang isbat ramadhan 2026 #puasa 2026 mulai kapan #ramadhan 2026 jatuh pada tanggal berapa #Jadwal puasa Ramadhan 2026 #jadwal puasa ramadhan 2026 lengkap #puasa 2026 berapa hari lagi #ramadhan 1447 h mulai kapan #hasil sidang isbat ramadhan 2026 #Pimpinan Pusat LDII #ramadhan 2026 berbeda #kemenag ramadhan 2026 #awal Ramadhan 1447 Hijriah 2026 #puasa 2026 ldii dan pemerintah #muhammadiyah ramadan 2026 #awal puasa 1447 H #ramadan 1447 h mulai kapan #Kalender Hijriah Indonesia 2026 #jadwal puasa ramadhan #Ramadhan 2026 18 Februari #jadwal sidang isbat kemenag 2026 #Awal Ramadan #ramadhan 2026 #awal ramadhan #pimpinan pusat NU #sidang isbat Ramadan #ramadan 2026 berbeda #awal Ramadan 1447 H #Sidang isbat Ramadhan #Ramadan 1447 Hijriah #Pimpinan Pusat Muhammadiyah #puasa ramadhan 2026 menurut muhammadiyah #Awal puasa Ramadhan NU #Ramadan 1447 H #Sidang Isbat Ramadan 2026 #Awal Ramadan 2026 #Awal puasa Ramadhan 2026 #ldii ramadhan 2026 #awal puasa 2026 pemerintah #hasil sidang isbat ramadan #ramadhan 2026 tanggal berapa #Awal puasa Ramadhan 1447 H #puasa 2026 muhammadiyah dan pemerintah #ramadhan 2026 berapa hari lagi #Puasa 2026 tanggal berapa #puasa ramadan 2026 mulai kapan #kalender hijriah 2026 #ramadan 2026 jatuh pada tanggal berapa #puasa ramadan 2026 tanggal berapa #sidang isbat ramadhan 1447 H #jadwal puasa ramadan #Ramadhan 1447 H #Jadwal puasa Ramadan 2026 #awal puasa #puasa 2026 #1 Ramadan 2026 #puasa ramadhan 2026 mulai kapan #rukyatul hilal ramadhan 2026 #kapan ramadan 2026 #awal ramadhan 2026 #Puasa Ramadan 2026 diperkirakan akan dimulai #awal ramadhan 2026 versi pemerintah #Puasa Ramadan 2026 #Awal Puasa Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 #awal puasa ramadan #Kementerian Agama Republik Indonesia #Ramadhan 2026 kapan #1 ramadhan 2026 #awal Ramadhan 1447 H #kapan ramadhan 2026 #KEMENAG #awal puasa 2026 #hisab dan rukyat ramadhan #hisab dan rukyat ramadan #Awal puasa Ramadan 2026 #awal puasa beda 2026 #Ramadhan 1447 Hijriah #puasa ramadhan 2026 tinggal berapa hari lagi #Awal Puasa Ramadan 1447 H #kemenag go id #awal puasa ramadhan 2026 kemenag #jadwal puasa Ramadan 1447 H #puasa ramadan 2026 tinggal berapa hari lagi #puasa Ramadan 2026 akan tiba #Sidang Isbat Ramadan 1447 H #muhammadiyah ramadhan 2026 #ramadhan 2026 tanggal #Awal Ramadan 1447 Hijriah #penetapan awal ramadhan 2026 #awal puasa Ramadhan #puasa ramadhan 2026