RADARSEMARANG.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan kembali membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Tahap 3 dan Tahap 4 tahun 2026.
Rekrutmen ini menjadi salah satu yang paling dinanti karena dibuka untuk masyarakat umum dengan jumlah formasi yang sangat besar.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, sebagaimana dikutip dari unggahan media sosial @rekrutmencpns,id.
Dalam keterangannya, BGN telah menyiapkan 32.460 formasi tambahan untuk Tahap 3 dan 4. Dengan demikian, total target penerimaan pegawai BGN sepanjang tahun 2026 mencapai sekitar 99.000 orang.
Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah serius memperkuat sektor gizi nasional, baik dari sisi pelayanan, pengelolaan program, maupun administrasi kelembagaan.
Meski antusiasme publik cukup tinggi, BGN belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran PPPK Tahap 3 dan 4.
Hingga akhir Januari 2026, instansi tersebut masih memprioritaskan penyelesaian rekrutmen PPPK Tahap 2.
Saat ini, proses Tahap 2 telah memasuki pengusulan Nomor Induk PPPK (NIP) dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Januari 2026.
Selama tahapan ini belum sepenuhnya selesai, BGN belum akan membuka pendaftaran baru.
Artinya, jadwal Tahap 3 dan 4 baru akan diumumkan setelah seluruh proses Tahap 2 dinyatakan tuntas. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban administrasi dan akurasi data kepegawaian.
Rincian Tahapan Rekrutmen PPPK BGN
Untuk memberikan gambaran utuh kepada calon pelamar, berikut rangkaian tahapan rekrutmen PPPK BGN yang telah dan akan dilaksanakan:
- Rekrutmen PPPK BGN Tahap 1
Pada Tahap 1, BGN telah mengangkat 2.080 pegawai PPPK formasi khusus. Seluruh pegawai yang dinyatakan lulus telah resmi mulai bertugas pada 1 Juli 2025.
Tahap ini difokuskan pada pengisian kebutuhan awal organisasi dan memperkuat struktur dasar Badan Gizi Nasional.
- Rekrutmen PPPK BGN Tahap 2
Tahap 2 merupakan salah satu tahapan terbesar yang telah dilaksanakan BGN. Total peserta mencapai sekitar 32.000 orang, dengan rincian:
31.250 formasi khusus
750 formasi umum, khususnya untuk jabatan akuntan dan tenaga gizi
Saat ini, rekrutmen Tahap 2 telah selesai seleksi dan memasuki tahap pengusulan NIP PPPK hingga 31 Januari 2026.
Setelah proses ini selesai, peserta yang dinyatakan lulus akan segera memperoleh status resmi sebagai PPPK.
- Rekrutmen PPPK BGN Tahap 3 dan 4
Pada Tahap 3 dan 4, BGN menyiapkan 32.460 formasi yang dibuka untuk masyarakat umum. Inilah yang membuat tahap ini sangat dinantikan.
Hingga kini, jadwal resmi pendaftaran, seleksi, dan pengumuman belum diumumkan. Namun, BGN menegaskan bahwa kedua tahap tersebut pasti dilaksanakan pada tahun 2026, setelah seluruh proses Tahap 2 rampung.
Perkiraan Formasi dan Peluang Pelamar
Meskipun rincian formasi Tahap 3 dan 4 belum dirilis secara detail, melihat pola sebelumnya, formasi yang kemungkinan dibuka meliputi:
Tenaga gizi
Tenaga kesehatan pendukung
Analis kebijakan
Akuntan
Administrasi dan tata kelola program
Jabatan teknis pendukung program gizi nasional
Dengan kuota lebih dari 32 ribu formasi, peluang terbuka luas bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan, sesuai dengan kebutuhan jabatan yang akan diumumkan nantinya.
Dokumen Persyaratan PPPK BGN 2026
Sambil menunggu jadwal resmi, calon pelamar sangat disarankan menyiapkan dokumen sejak dini. Mengacu pada ketentuan umum rekrutmen PPPK BGN, berikut dokumen yang biasanya diwajibkan:
Dokumen Administrasi Wajib
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Kartu Keluarga (KK)
Ijazah terakhir sesuai kualifikasi jabatan
Transkrip nilai
Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
Surat bebas narkoba
Surat pengalaman kerja (jika dipersyaratkan)
Pas foto terbaru berlatar sesuai ketentuan
Dokumen tambahan sesuai formasi
Menyiapkan dokumen lebih awal akan mengurangi risiko kesalahan unggah saat pendaftaran dibuka.
Tata Cara Pendaftaran PPPK BGN
BGN menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran PPPK dilakukan secara online dan terpusat melalui sistem nasional milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Alur Pendaftaran PPPK BGN
Mengakses laman resmi SSCASN BKN
Membuat akun atau login menggunakan akun terdaftar
Mengisi data diri sesuai identitas resmi
Memilih formasi PPPK BGN yang tersedia
Mengunggah seluruh dokumen persyaratan
Memastikan dokumen terbaca jelas dan sesuai ketentuan
Menyelesaikan pendaftaran dan mencetak kartu ujian
Perlu diperhatikan, dokumen yang buram, salah format, atau tidak sesuai berpotensi menyebabkan pelamar berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Hal yang Perlu Dipantau Calon Pelamar
Agar tidak tertinggal informasi, calon pelamar PPPK BGN Tahap 3 dan 4 disarankan untuk:
Rutin memantau pengumuman resmi BGN
Mengikuti informasi dari kanal resmi BKN
Tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi
Menyiapkan dokumen dalam format digital sesuai ketentuan
Rekrutmen PPPK Badan Gizi Nasional Tahap 3 dan 4 Tahun 2026 merupakan salah satu peluang terbesar menjadi ASN di tahun ini.
Dengan kuota 32.460 formasi dan target total penerimaan 99 ribu pegawai, peluang terbuka luas bagi masyarakat umum.
Meski jadwal pendaftaran belum diumumkan, BGN telah memastikan rekrutmen ini akan dilaksanakan setelah Tahap 2 selesai.
Persiapan dokumen, pemahaman alur pendaftaran, dan pemantauan informasi resmi menjadi kunci utama agar tidak tertinggal seleksi.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi