Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pengakuan Agus Ratmono Pelaku Pembunuhan di Pengkol Boyolali, Ternyata Sudah Direncanakan

Muhammad Hariyanto • Jumat, 30 Januari 2026 | 20:50 WIB
Photo
Photo
 

RADARSEMARANG.ID - Agus Ratmono, 42, warga Pengkol, Karanggede Kabupaten Boyolali tak disangka menjadi pelaku kasus pembunuhan tetangganya sendiri, Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 15.30. 

Terlihat, wajah Agus Ratmono tak memperlihatkan pria bertampang kejam. Namun, sosoknya sangat sadis dan tega melakukan pembunuhan dengan keji. 

Bahkan niatannya membunuh sudah direncakan. Agus Ratmono sudah membawa sebilah cutter, untuk menghabisi nyawa Daryanti, 34, yang menjadi sasaran utama pembunuhan. 

Nyawa Daryanti akan dihabisi namun nyawa Daryanti masih terselamatkan meskipun sudah mengalami luka parah bagian lehernya. 

Pembunuhan ini diawali dengan cara mendatangi rumah korban. Agus mengaku masuk pekarangan rumah korban dan memanggil Daryanti melalui pintu samping yang tidak ditutup. 

"Mlebu samping niko kulo celuki (masuk samping saya Dar (Daryanti)," katanya dalam rekaman pasca penangkapan dan dilakukan interogasi awal oleh anggota kepolisian, Jumat (30/1/2026). 

"Sopo Yo," lanjut kata pelaku menirukan timpalan ucapan korban Daryanti saat dipanggil.

"Bang Agus, arep nyaur utang," kata pelaku. 

"Terus kulo galagasi riyen, sek aku tak ning kamar mandi sik, nguyuh. Eh rak sido ding," katanya. 

Kemudian, pelaku berpura-pura meminta nomor rekening korban untuk mentransfer uang piutangnya.

Meskipun Agus mengaku mencatat nomor rekening tersebut, namun tidak melakukan transfer 

"Nomermu piro rekeninge? Terus kulo catet, dereng Sido Kulo transfer," jelasnya.

Sesaat itu, Agus langsung berubah beringas, melakukan pembunuhan dengan cara mencekik korban dan kemudian lehernya dilukai dengan cutter.

Korban Daryanti sempat berontak, dan menyampaikan hutangnya tidak usah dibayar. Ucapan ini dilakukan karena nyawanya terancam. 

"Bang koe ngopi bang, bang, utange rausah," katanya menirukan ucapan korban. 
 
"Nggih kulo tekak (cekik), kulo tubruk. Bar kui, wis bang uwis, lunas wae, rausah dianu (gak usah dibayar)," bebernya. 
 
Masih interogasi anggota kepolisian pasca penangkapan, Agus juga menegaskan dan mengaku alat cutter tersebut dibawa setiap hari, kemanapun berada, bahkan ditempat kerja. 
 
Pelaku juga mengaku, alat tersebut sudah diniati dibawa untuk membunuh Daryanti. Diakuinya juga, niatan itu muncul hari itu juga pukul 13.00. 
 
"Kulo bendino beto kater nggo kerjo. Di sana saya keluarkan, untuk nggorok, ben meninggal," katanya. 
 
"Ke tempat Daryanti, tujuan datang untuk dibeleh (dibunuh) digorok, disilet," jawabnya saat dipertegas pertanyaan interogasi. 
 
Diduga pelaku sakit hati, karena merasa ditagih hutang oleh korban Daryanti. 
 
"Daryanti, nagih utang mawon," katanya.
 
Tak hanya Daryanti, anaknya kelahiran yang nomor dua masih berusia enam tahun juga turut menjadi korban kekejaman Agus Ratmono. 
 
Bocah perempuan bernama AO ini tewas dengan tragis di kamar mandi, kepalanya berada di dalam bak berisi air. 
 
Setelah itu, pelaku menggondol motor korban dan dipergunakan kabur ke wilayah Kabupaten Kudus. Namun, pelariannya berhasil diendus kepolisian, dan berhasil diringkus anggota Jatanras Polda Jateng bersama Reskrim Polres Boyolali, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 06.00. 
 
Video penangkapan tersebut, pelaku Agus Ratmono masih berupaya ngeyel untuk digelandang.
 
"Tak go katok dowo sek pak," katanya, saat digelandang petugas kepolisian berpakaian preman.  (mha)
 
Editor : Baskoro Septiadi
#Agus Ratmono pelaku pembunuhan di Boyolali #Pelaku pembunuhan di Boyolali ditangkap Jatanras Polda Jateng #Motif Pembunuhan di Pengkol Boyolali #Pengakuan pelaku pembunuhan di Pengkol Boyolali #Kasus pembunuhan Daryanti dan anaknya di Boyolali #Jatanras Polda Jateng ungkap kasus Pembunuhan Boyolali #Kasus pembunuhan di Boyolali