RADARSEMARANG.ID - Aksi brutal pemain PS Putra Jaya, Muhamad Hilmi Gimnastiar, yang melakukan tendangan kungfu ke dada pemain Perseta Tulungagung dalam pertandingan Liga 4 Jawa Timur menuai reaksi keras dari berbagai kalangan.
Kali Komite Disiplin (Komdis) PSSI angkat bicara setelah menyaksikan rekaman video aksi brutal pemain PS Putra tersebut. Komdis mengancam tidak akan memberi ampun untuk pemain tersebut.
Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husin dalam pernyataannya menegaskan, pihaknya mendesak kepada Panitia Disiplin Liga 4 Jawa Timur untuk bertindak tegas demi melindungi semangat sepak bola itu sendiri yang menjunjung sportivitas dan fair play.
Baca Juga: Terus Terang, John Herdman Ungkap Alasannya Mau Melatih Timnas Indonesia, Salah Satunya Karena Ini
Menurutnya, tindakan brutal Muhammad Hilmi Gimnastiar layak untuk di ganjar hukuman larang bermain sepak bola seumur hidup di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami menghimbau kepada teman-teman yang menjadi Panitia Disiplin atau berperan sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga untuk tidak ragu-ragu menghukum pihak-pihak yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang keras, brutal, sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi," tegas Umar.
Tindakan brutal Muhammad Hilmi Gimnastiar itu terjadi dalam pertandingan babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026) yang mempertemukan Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung.
Sepanjang pertandingan Perseta Tulungagung menguasai jalannya pertandingan. Mereka bahkan sudah unggul 4-0 hingga menit ke 71.
Baca Juga: Reaksi Ole Romeny Usai Tahu Timnas Indonesia Bakal Merekut Pelatih Anyar
Namun pada menit ke 72, insiden memalukan terjadi, pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar bermaksud merebut bola dari pemain Perseta, Firman Nugraha.
Namun, upaya tersebut berujung pada tindakan keras yang melukai prinsip sportivitas. Hilmi secara sengaja melakukan tendangan kungfu ke dada Firman.
Tendangan keras itu membuat Firman langsung jatuh tersungkur dan segera dilarikan ke Rumah Sakit setelah mengalami sesak nafas akibat tendangan brutal itu.
Kini, publik menantikan sanksi tegas apa yang akan dijatuhkan untuk pemain kungfu yang macak sebagai pemain bola tersebut. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi