Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kajari Kota Semarang Andhie Fajar Arianto Raih Abdi Nagari Award 2025, Ini Prestasinya

Ida Fadilah • Minggu, 14 Desember 2025 | 20:10 WIB

 

Kepala Kejari Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto S.H, M.H saat menerima penghargaan dalam Abdi Nagari Award 2025 di Hotel Normans, Jumat (12/12/2025).
Kepala Kejari Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto S.H, M.H saat menerima penghargaan dalam Abdi Nagari Award 2025 di Hotel Normans, Jumat (12/12/2025).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto S.H, M.H menerima penghargaan atas dedikasinya dalam menciptakan tata kelola penegakkan hukum berbasis Restorative Justice atau penyelesaian perkara di luar persidangan.

Penghargaan itu diterimanya dalam Abdi Nagari Award 2025 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang berlangsung berkelas dan penuh kehangatan di Petra Ballroom, Noormans Hotel, Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Kota Semarang Jumat (13/12/2025) malam.

Ia hadir bersama Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kota Semarang, Sarwanto, dan Kepala Kejari Cabang Semarang, Muhammad Baharuddin.

Kajari Andhie menerima penghargaan atas kategori Inovasi Tata Kelola Implementasi Restoratif Justice.

Dalam penerapannya, RJ dilakukan lebih humanis, akuntabel, dan berorientasi pada pemulihan sosial.

Dalam dinamika penegakan hukum yang terus bergerak, Andhie menjadi sosok yang lebih memilih menjernihkan alur keadilan dengan pendekatan yang lebih menyejukkan.

Ia bersama jajarannya menghadirkan komitmen yang tidak hanya tertulis dalam kebijakan, tetapi hidup dalam setiap proses pemulihan yang ia upayakan.

Di bawah kepemimpinannya, prinsip restorative justice bukan sekadar konsep, melainkan langkah nyata yang memulihkan, menyeimbangkan, dan mengembalikan martabat para pihak berperkara.

Melalui koordinasi yang terukur, pelayanan hukum yang berkeadilan dan keberpihakan pada harmoni sosial, Andhie Fajar Arianto mampu meneguhkan wajah hukum yang lebih humanis di Kota Semarang. Terbaru, RJ berhasil diterapkan dalam kasus pencurian.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi saat menyerahkan penghargaan pada Kepala Kejari Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto di Hotel Normans Semarang, Jumat (12/12/2025
Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi saat menyerahkan penghargaan pada Kepala Kejari Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto di Hotel Normans Semarang, Jumat (12/12/2025

Piala dan sertifikat diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi bersama 32 penerima penghargaan lain sesama kategori Abdi Hukum dan Pelayanan Umum.

Di antaranya seperti Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung, S.T.K., S.I.K., M.P. Polisi wanita itu menerima penghargaan atas kategori abdi negara inspiratif dalam edukasi dan keselamatan berlalu lintas. Penyerahan itu juga disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno.

Kajari Andhie tersenyum sumringah usia menerima penghargaan tersebut. Ia juga mengabadikan momen dengan berswafoto di photobooth. Ia mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari pihak eksternal yang memberikan perhatian pada aparatur sipil negara.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang yang telah menganugerahkan penghargaan ini. Kami siap berkomitmen untuk penegakan hukum yang tegas dan humanis dengan mengedepankan hati nurani," kata dia.

Sementara itu Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi dalam sambutan menegaskan bahwa Abdi Nagari Award 2025 bukan sekadar seremoni. Namun ruang penghargaan bagi mereka yang bekerja dalam sunyi namun menghasilkan cahaya.

“Ini adalah penghormatan bagi para aparatur negara yang mengabdi bukan untuk terlihat, tetapi untuk menghadirkan perubahan,” ujarnya.

Lebih lanjut Baehaqi menyampaikan birokrasi kerap menjadi sorotan, namun di baliknya ada sosok-sosok yang bekerja dengan hati, menjadikan pelayanan publik sebagai amanah yang harus dijaga dengan ketulusan.
Melalui kisah seorang guru tua yang setia mendidik demi masa depan murid-muridnya, Baehaqi menekankan bahwa pelayanan terbaik lahir dari hati, bukan sekadar fasilitas. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kejari Kota Semarang #Abdi Nagari Award 2025