RADARSEMARANG.ID – Ajang pencarian bakat Dangdut Academy 7 (DA7) kembali menjadi pusat perhatian publik setelah drama panas terjadi pada malam result yang tayang Selasa, 9 Desember 2025.
Ketegangan memuncak ketika salah satu juri, Soimah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan mengenai penampilan empat peserta yang berada di posisi krusial: Arbil, April, Valen, dan Tasya.
Dalam kesempatan tersebut, Soimah sempat menyatakan bahwa ada satu peserta yang seharusnya tersenggol berdasarkan kualitas penampilan.
Namun kenyataannya, tak satu pun dari empat kontestan tersebut dieliminasi. Keputusan ini langsung memantik perdebatan tajam dari penonton maupun warganet, terutama karena aturan DA7 menyebutkan bahwa peserta dengan Virtual Gift (VG) tertinggi berhak bertahan.
Tasya Lupa Lirik, Tapi Justru Dapat Virtual Gift Tertinggi
Drama bermula saat keempat peserta tampil di panggung. Tasya, perwakilan dari Tangerang, terlihat melakukan kesalahan fatal pada bagian awal lagu "Kurang Sexy" milik Soimah.
Lupa lirik di panggung sebesar DA7 tentu menjadi catatan serius, terlebih kesalahan tersebut terjadi pada malam penentuan.
Meski begitu, hasil voting menunjukkan hal sebaliknya. Tasya justru menjadi peserta dengan perolehan Virtual Gift terbanyak, membuatnya secara aturan berhak melaju ke babak selanjutnya.
Soimah pun mengungkapkan pandangannya secara langsung.
“Melihat penampilan mereka berempat selama dua malam, yang menurut kita kurang dan ada kesalahan adalah Tasya.
Seharusnya Tasya pulang, tapi dia diselamatkan oleh virtual gift,” ungkap Soimah melalui cuplikan video yang ramai beredar di TikTok.
Pernyataan tersebut seketika memancing keheranan penonton.
Bagaimana mungkin peserta yang dinilai paling lemah justru bertahan, dan tidak ada satu pun kontestan lain yang harus angkat koper?
Ramzi Minta Juri Memilih Peserta yang Diselamatkan
Situasi semakin memanas ketika Ramzi, host andalan DA7, menanyakan kepada juri siapa yang layak diselamatkan berdasarkan rapat juri malam itu.
“Satu nama akademia yang akan diselamatkan oleh dewan juri, apakah Valen Pamekasan, April Cirebon, ataukah Arbil Asahan?”
Dewi Perssik pun menyebutkan nama Valen sebagai peserta pertama yang dipastikan melaju ke babak berikutnya. Tinggal April dan Arbil yang menunggu nasib.
Namun secara mengejutkan, akhir dari result show memberikan twist yang tak disangka: Arbil dan April juga diselamatkan.
“Dua-duanya kami selamatkan,” ujar Soimah tegas.
Dengan keputusan tersebut, keempat peserta Top 4 DA7 tetap lolos, tanpa ada satu pun yang harus tersenggol.
Netizen Meledak: Tuduhan Pilih Kasih hingga Kritik Aturan
Keputusan yang dianggap membingungkan ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat. Salah satu yang menyuarakan protes keras adalah seorang pengguna TikTok dengan akun @agnessalontanggetada.
Dalam videonya, ia menuding keputusan juri tidak konsisten dan melanggar aturan yang mereka buat sendiri.
“Pesan terbuka untuk Make Soimah, juri DA7 yang pilih kasih. Kamu sendiri yang buat aturan bahwa yang virtual giftnya paling tinggi akan lolos. Tapi semalam, virtual gift Tasya paling tinggi, kenapa yang lain nggak ada yang tersenggol?” katanya.
Dalam unggahan tersebut, ia juga menyampaikan kekecewaan para pendukung Tasya yang sudah menghabiskan banyak uang untuk memberikan Virtual Gift.
“Orang tua sudah capek-capek kirim The Sultan buat Tasya. Orang sudah hambur-hamburkan uang. Kalau nggak ada yang tersenggol, orang rugi, Indonesiar yang enak. Jangan bikin aturan kalau kamu sendiri melanggar,” tekannya.
Unggahan itu pun viral dan memicu diskusi panjang di kalangan penonton DA7. Banyak yang merasa keputusan juri tidak transparan, namun tidak sedikit pula yang menilai langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas kompetisi menjelang babak puncak.
Dinamika Panggung DA7 Semakin Tak Terduga
Situasi ini menjadi bukti bahwa persaingan di Dangdut Academy 7 semakin sengit dan penuh drama. Empat peserta yang kini bertahan diyakini akan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk mendapatkan hati juri dan pendukung.
Dengan perhatian publik yang semakin besar, setiap langkah kecil peserta maupun juri kini menjadi sorotan. Penonton pun berharap tidak ada lagi polemik terkait aturan dan keputusan juri di babak berikutnya, agar persaingan tetap sehat dan transparan.
Polemik yang terjadi pada malam result DA7 menjadi salah satu momen paling panas di musim ini. Keputusan juri yang meloloskan seluruh peserta meski Tasya melakukan kesalahan fatal memancing reaksi keras dari publik.
Namun di balik pro dan kontra tersebut, satu hal pasti, kompetisi DA7 semakin ketat dan penuh kejutan. Seluruh peserta kini dituntut tampil lebih maksimal agar mampu meyakinkan juri dan penonton bahwa mereka layak bertahan hingga babak final.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi