Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Muktamar ke-35, Jalan Terakhir Selesaikan Konflik Internal PBNU

Miftahul A’la • Rabu, 3 Desember 2025 | 12:27 WIB
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

RADARSEMARANG.ID - Konflik di internal PBNU semakin panas. Baik kubu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mapun Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mifatchul Akhyar sama-sama tidak ada yang mau mengalah.

Rais Aam PBNU KH Mifatchul Akhyar menegaskan Gus Yahya sudah dicopot dari Ketum PBNU. Sementara Gus Yahya tak terima pencopotan dan mengklaim tetap sebagai Ketum PBNU.

Para Nahdliyin terbelah. Ada yang pro dan kontra. Mereka menyayangkan konflik di internal ormas NU yang tak kunjung usai.

Konflik semakin panas ketika pencopotan Gus Yahya berjalan dua bulan jelang Muktamar NU ke 35 di Surabaya Januari 2026 mendatang.

Ini menjadi tantangan terbesar PBNU agar tidak ada perpecahan di kalangan nahdliyin. Ketika petinggi ormas bermain-main, jelas akar rumput yang menjadi korban. Sudah tidak merasakan apapun, tetapi ketiban masalah.

"Muktamar menjadi harapan agar perselisihan bisa segera selesai. Semua harus menyatu kembali menyiapkan muktamar dengan sebaik-baiknya," kata Sekjen PBNU Amin Said Husni.

Menurut Amin, Muktamar ke-35 PBNU dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya jika permasalahan tersebut segera diselesaikan. Muktamar ke-35 harus dipersiapkan dengan matang agar bisa melahirkan pemimpin yang dirahmati Allah.

“Semua berharap konflik usai dan kita siapkan Muktamar dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mifatchul Akhyar menegaskan pemberhentian Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sah secara kelembagaan. Hasil itu berdasarkan Keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025 lalu.

"36 PWNU memahami dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Rais Aam untuk menindaklanjuti keputusan tersebut," katanya.

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#pbnu #KONFLIK #NU