Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Gus Yahya Islah dengan Rais Aam, Begini Penjelasan Sekjen PBNU

Miftahul A’la • Selasa, 2 Desember 2025 | 12:36 WIB

 

KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menanggapi beredarnya surat pemecatan dirinya dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menanggapi beredarnya surat pemecatan dirinya dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

RADARSEMARANG.ID - Intensitas konflik di internal organisasi PBNU mulai menurun. Ketum PBNU Gus Yahya dikabarkan bersedia rekonsiliasi atau Islah dengan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.

Kesepakatan bakal diambil agar tidak ada perpecahan di ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Antara Gus Yahya dan Miftachul Akhyar keduanya sepakat menyiapkan Muktamar NU untuk memilih kepengurusan baru.

Sebab, jika konflik tidak segera diselesaikan NU bisa terpecah-belah.

“Gus Yahya bakal islah, atau rekonsiliasi. Karena ini jalan satu-satunya yang konstitusional dan agar tidak ada perpecahan di kalangan NU,” kata Sekjen PBNU Amin Said Husni.

Ia mengatakan, konflik di internal NU harus segera diselesaikan. Jika tidak bisa semakin gaduh dan membuat perpecagan.

Tidak hanya di kalangan NU, tetapi juga di kalangan umat. Sebab, NU menjadi salah satu ormas terbesar.

“Jika NU pecah yang rugi bukan hanya orang-orang yang berselisih. Tapi NU secara keseluruhan dan bangsa ini,” tambahnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya resmi dipecat 26 November 2025. Gus Yahya dipecat atas keputusan dalam rapat harian Syuriyah PBNU.

Sementara Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mifatchul Akhyar menegaskan pemberhentian Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sah secara kelembagaan.

Hasil itu berdasarkan Keputusan Rapat Harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025 lalu.

"36 PWNU memahami dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Rais Aam untuk menindaklanjuti keputusan tersebut," katanya.

Editor : Baskoro Septiadi
#konflik PBNU #pbnu #NU Mencerdaskan BAngsa