RADARSEMARANG.ID - Meski kasus tumbler yang melibatkan Anita, salah satu penumpang KAI yang kehilangan tumbler miliknya saat berada di atas kereta api dengan petugas PT KAI, Argi Budiansyah telah berakhir damai.
Atas inisiatif PT KAI akhirnya baik Anita maupun Argi dipertemukan dalam sebuah pertemuan tertutup yang digambarkan berlangsung penuh kehangatan, hingga akhirnya keduanya sepakat saling meminta maaf.
Namun, kisah "tumbler" ini tak berhenti sampai disitu. Netizen yang simpati dengan permasalahan yang menimpa Argi hingga dirinya nyaris kehilangan pekerjaan, membuat gerakan donasi.
Gerakan donasi untuk Argi itu di wujudkan dalam bentuk papan bunga yang dikirim ke sejumlah kantor PT KAI.
Seorang warganet, bernama Mutia melalui akun Threads miliknya, sempat mengumpulkan donasi untuk membuat papan bunga dukungan.
Warganet yang simpati dengan Argi, kemudian ramai-ramai patungan membuat papan bunga yang kemudian dikirimkan ke sejumlah kantor resmi milik KAI.
Papan bunga itu berisikan seruan agar Argi batal diberhentikan. Dan gerakan itu ternyata berhasil "menghentikan" rencana PHK terhadap Argi.
Dalam gerakan donasi yang berhasil dikumpulkan itu terkumpul uang sebesar Rp 3,6 juta.
Donasi itu ternyata masih tersisa sebesar Rp 1,9 juta setelah dipakai membuat beberapa papan bunga.
Baca Juga: Petugas Damkar Pekalongan Digigit Ular Sanca 7 Meter, Alami 17 Luka Sobek di Tangan
Rencananya oleh Mutia, sisa uang hasil donasi sebesar Rp 1,9 juta akan diserahkan kepada Argi.
Namun alangkah terkejutnya Mutia, setelah niah baiknya di tolak Argi. Pegawai KAI memilih menolak donasi dari warganet tersebut. Melalui unggahan di medsosnya, Mutia menunjukkan isi chat dari Argi ketika menolak donasi.
Dia memuji sikap yang ditunjukkan Argi yang menolak diberi donasi, meski dia nyaris terancam kehilangan pekerjaan.
Dan inilah isih chat antara Mutia dengan Argi yang di share di media sosial :
"Saya sangat banyak terima kasih terhadap kakak dan temen-temen threads, tapi saya nggak berani menerima itu.
Ini hanya masalah saya terhadap penumpang tersebut ka, dan tujuan saya hanya ingin memberikan kronologinya saja," tulis Argi.
Karena sisa donasi ditolak Argi, akhirnya Mutia berencana memberikan donasi itu untuk disumbangkan kepada korban banjir di Sumatera. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi