Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dilepas Taj Yasin, Fobi Jateng Targetkan Emas Kejurnas di Bali

Adennyar Wicaksono • Jumat, 21 November 2025 | 12:30 WIB
LEPAS KONTINGEN : Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin ketika melepas kontingen Fobi Jateng, untuk Kejurnas di Bali
LEPAS KONTINGEN : Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin ketika melepas kontingen Fobi Jateng, untuk Kejurnas di Bali

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin melepas kontingen Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jawa Tengah lepas 50 atlet, pelatih dan oficial ikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bali, sampai 24 November mendatang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, yang turut hadir melepas kontingen menegaskan bahwa keberangkatan atlet Barongsai ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi provinsi, khususnya Kota Semarang.
 
Menurutnya, Barongsai mencerminkan nilai toleransi, kebersamaan, dan kekompakan yang ada Jawa Tengah yang terus dijaga sampai saat ini.
 
"Kontingen dari Fobi ini telah mengharumkan nama Jawa Tengah. Selain itu Barongsai menggambarkan bahwa kita berada di kota yang penuh toleransi. Saya berharap sportivitas harus dijaga, tetap kompak, dan meniatkan diri untuk juara," katanya usai melepas kontingen FOBI Jateng, Rabu (19/11) malam.
 
Taj Yasin menambahkan bahwa olahraga Barongsai tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga upaya melestarikan budaya yang telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.
 
"Kekompakan dan kerukunan adalah nilai yang diciptakan oleh kesenian Barongsai," ungkapnya.
 
Ketua FOBI Jawa Tengah, Melly Pangestu, menyampaikan bahwa Barongsai saat ini telah resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang berada di bawah pembinaan Kemenpora dan KONI.
 
Melly optimistis kontingen Jateng mampu tampil maksimal serta menargetkan dapat meraih juara umum.
 
"Harapan saya sebagai ketua FOBI Jawa Tengah, kami dapat menjadi juara umum dan menang di semua nomor pertandingan," ujarnya.
 
Melly Pangestu, menjelaskan bahwa Jateng mengirim tiga kontingen Barongsai, Naga, dan Pekingsai (barongsai utara dengan ciri lebih berbulu) total 50 orang yakni, atlet, pelatih dan ofisial.
 
"Ada 12 kategori dilombakan. Kita sudah siap karena sebelumnya ada seleksi Jawa Tengah yang digelar di The Park Semarang," jelasnya.
 
Dari seleksi itu, atlet pilihan berasal dari Semarang, Pekalongan, hingga Tegal.
Menurutnya, cabang barongsai Jateng selama ini menunjukkan perkembangan kuat.
 
Ia juga menyoroti dinamika barongsai yang kini makin inklusif. Menurutnya Barongsai, sudah tidak melihat etnis. Banyak atlet dari berbagai latar belakang.
 
"Di PON kemarin kita dapat perak dan perunggu. Saingan berat tetap dari DKI dan Jabar," ujarnya.
 
Penasehat FOBI Jawa Tengah, Arsono, menjelaskan bahwa kontingen yang berangkat berasal dari sejumlah kota di Jawa Tengah, di antaranya Semarang, Pekalongan, dan Tegal. Total terdapat 45 atlet yang dipastikan turun dalam 12 kategori lomba.
 
"Kami sudah siap karena sebelumnya ada seleksi Jawa Tengah yang digelar di Semarang. Dari seleksi itu dipilih kota-kota yang mewakili,"jelasnya.
 
Arsono menyebutkan bahwa selama ini prestasi Barongsai Jawa Tengah cukup membanggakan. Pada PON sebelumnya, kontingen Jateng berhasil memperoleh medali perak dan perunggu. Ia menilai DKI Jakarta dan Jawa Barat akan menjadi lawan terberat pada Kejurnas kali ini.
 
"Harapan kami, Jawa Tengah bisa membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama provinsi," pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi
#taj yasin #barongsai