RADARSEMARANG.ID, – PASAR kripto dunia kembali diguncang badai merah yang ganas.
Bitcoin (BTC) anjlok lebih dari 26% sejak puncak Oktober di $126.000, menyentuh level terendah enam bulan di bawah $91.000, tepatnya $90.376,49 pada Senin pagi waktu AS.
Saat berita ini ditulis, BTC berjuang bertahan di kisaran $91.558 setelah rebound tipis, tapi sentimen tetap suram dengan Fear & Greed Index merosot ke level "Extreme Fear" di 10—terendah sejak Februari lalu.
Altcoin tak luput dari pembantaian: Ethereum (ETH) turun 36% dari ATH-nya, Solana (SOL) amblas 10% ke $3.112, XRP koreksi 8% ke $2.28, sementara Dogecoin dan Zcash ikut merah dalam.
Total kapitalisasi pasar kripto yang sempat $4,28 triliun kini tinggal $3,27 triliun, hilang $1 triliun dalam sebulan—setara dengan seluruh keuntungan 2025 yang lenyap.
Dominasi BTC pun merosot ke 55%, sementara likuidasi posisi leveraged capai $1,1 miliar dalam 24 jam terakhir.
Penyebab Utama Penurunan Brutal Ini
Sinyal Hawkish Fed dan Ketidakpastian Ekonomi
Data inflasi AS yang lebih panas dari ekspektasi memicu yield US 10-Year Treasury naik ke 4,7%, membuat investor kabur ke aset safe haven.
Harapan pemotongan suku bunga Desember pun pudar, memicu panic selling di aset berisiko seperti kripto.
Analis Forbes memperingatkan ini bisa jadi "worst outcome" yang memicu crash lebih dalam.
Likuidasi Massal dan Outflow Institusional
Lebih dari $1,3 miliar posisi long dihapus, tertinggi sejak Oktober.
ETF Bitcoin dan Ethereum alami outflow besar, sementara whale dump $45 miliar aset, menurut Bloomberg.
Ini diperparah oleh shutdown pemerintah AS yang mengganggu likuiditas pasar.
Bayang-Bayang Regulasi dan Geopolitik
Ketakutan regulasi SEC yang lebih ketat pasca-pemilu, ditambah erosi kepercayaan dari kasus FTX yang masih bergulir (hanya $7,1 miliar dibagikan ke kreditor hingga November), membuat institusi mundur.
Tarif Trump yang baru juga spook pasar global.
Profit Taking dan Options Expiry
Pasca-ATH, trader ambil untung masif.
Expiry options $4,7 miliar di Deribit hari ini (dengan max pain di $105K) tambah volatilitas, put/call ratio 1,10 sinyal hedging kuat.
Komentar Pakar Internasional
Analis CoinDesk bilang, "Ini koreksi yang sehat setelah euforia, tapi likuiditas tipis berisiko swing tajam."
Sementara Bloomberg Intelligence peringatkan, "Bitcoin lemah di spektrum aset berisiko, gold dan saham AS malah naik."
Trader lokal di X ikut ramai: @KenalKripto
tweet, "Market merah dalam... Di kripto, tetap bisa cuan dalam semua kondisi market."
Dan @0div21: "Seleksi alam dimulai lagi, retail banyak yang hilang saat merah."
Prospek ke Depan?Polymarket beri 77% kemungkinan BTC di bawah $90K akhir November, potensi turun ke $70K-$74K jika gagal hold $94K.
Tapi, analis optimis rebound jika likuiditas pulih pasca-shutdown dan stimulus Trump terealisasi.
Bagi holder, HODL dan diversifikasi ke ETF atau stablecoin direkomendasikan.
Pasar kripto lagi "terbakar merah" total, tapi ingat: volatilitas adalah DNA kripto.
Pantau update dari sumber terpercaya seperti Forbes, CoinDesk, Fortune, dan Economic Times untuk insight lebih dalam. Siap-siap, peluang cuan selalu lahir dari darah!(tas)
Editor : Tasropi