SEMARANG - Organisasi tinju amatir, Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) segera berdiri di Jawa Tengah (Jateng).
Jateng dipilih karena provinsi ini lekat dengan sejarah prestasi tinju nasional.
Tokoh tinju Jawa Tengah Sonny Rambing sekaligus putra dari pelatih Sutan Rambing Pelatih Legend Indonesia mengatakan, Perbati didirikan untuk menggairahkan kembali olahraga tinju, terutama di kalangan anak muda.
Menurutnya, Jateng dikenal sebagai tempat lahirnya petinju berprestasi. Sebut saja Chris John juara WBA, Didik Hartanto (juara PON 1988)
“Kami ingin prestasi ini terus terjaga dan lahir bibit-bibit petinju baru dari Jawa Tengah,” ujarnya saat dihubungi.
Guna mewujudkan tekad tersebut, Perbati Jateng akan menggelar lomba tinju tingkat nasional dalam waktu dekat.
“Waktunya sekitar bulan Desember 2025 atau Januari 2026,” katanya.
Tak hanya kompetisi, sejumlah program juga telah disiapkan untuk memajukan olahraga tinju di Jateng.
“Kami juga akan menggelar penataran wasit dan pembinaan untuk para pelatih tinju,” katanya.
Bersamaan dengan kompetisi yang digelar, Sonny juga memastikan akan ada pelantikan Perbati Jateng. Meski belum mau menyebut nama, ia mengatakan ada tokoh yang sudah siap menahkodai Perbati Jateng.
“Soal nama nanti dulu. Yang jelas beliau ini punya dedikasi yang tinggi terhadap tinju dan dekat dengan para petinju,” katanya.
Perbati sendiri didirikan pada tahun 2025 untuk membawa tinju Indonesia ke kancah internasional.
Organisasi ini berafiliasi dengan World Boxing (WB), sebuah federasi tinju dunia yang baru dan berada di bawah Komite Olimpiade Indonesia (KOI). (*)
Editor : Muhammad Rizal Kurniawan