RADARSEMARANG.ID – Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk bulan November 2025 resmi memasuki tahap awal. Meski demikian, berbagai laporan menunjukkan masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengalami hambatan pencairan.
Salah satu kendala terbesar yang muncul secara masif adalah status Standing Instruction (SI) di sistem penyaluran, yang menyebabkan sebagian dana belum bisa masuk ke rekening penerima secara otomatis.
Kondisi ini memicu kebingungan masyarakat, terlebih bagi KPM yang sejak awal bulan telah menantikan bantuan PKH, BPNT, BLT Kesra, hingga bantuan beras dan minyak goreng.
Pemerintah pun mengimbau agar masyarakat segera melakukan pengecekan status secara mandiri dan mengikuti langkah-langkah penyelesaian yang sudah disiapkan agar dana bantuan dapat dicairkan tanpa hambatan.
Masalah pencairan bansos kali ini bukan hanya terkait status SI. Banyak KPM mengaku mengalami kendala teknis lainnya, seperti ATM KKS yang bermasalah, data kependudukan yang belum diperbarui,
hingga ketidaksesuaian identitas yang menyebabkan nama tidak lagi muncul sebagai penerima bansos aktif.
Sejumlah penerima juga melaporkan kasus rekening pasif, data ganda, atau bahkan kartu KKS yang dinonaktifkan oleh bank penyalur karena lama tidak digunakan. Kondisi seperti ini sering terjadi di berbagai wilayah dan menjadi penyebab utama keterlambatan pencairan bansos tahap November 2025.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menegaskan pentingnya melakukan pengecekan status Bansos melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi resmi Cek Bansos.
Melalui layanan ini, KPM dapat memastikan apakah namanya masih terdaftar sebagai penerima PKH maupun BPNT pada tahap penyaluran bulan ini.
Selanjutnya, masyarakat juga diperintahkan untuk memantau status di bank penyalur.
Baca Juga: Sudahkah NIK Karyawan Terdaftar di SIPP BPJS Ketenagakerjaan? Berikut Cara Cek Secara Mudah
Apabila di layar sistem muncul status “SI (Standing Instruction)”, maka dana sedang dalam proses otomatis dan masih menunggu jadwal pencairan.
Namun jika status kosong atau tidak aktif, KPM diwajibkan segera melapor kepada pendamping PKH, operator desa, atau kantor kelurahan untuk dilakukan validasi dan verifikasi ulang.
Pendamping PKH memiliki peran penting dalam mengecek apakah terdapat gangguan teknis pada data penerima,
misalnya data NIK yang belum sinkron, kartu KKS rusak, rekening terblokir, atau hambatan administrasi lainnya yang membuat dana tidak dapat mengalir.
Selain itu, pemerintah mengingatkan agar KPM memastikan bahwa kartu KKS masih aktif.
Banyak kasus pencairan gagal karena kartu tidak pernah digunakan dalam jangka waktu panjang, sehingga bank penyalur menonaktifkannya secara otomatis.
Pemerintah juga menekankan bahwa proses pencairan bansos November 2025 berlangsung bertahap. Penyaluran tidak selalu selesai dalam minggu pertama.
Bahkan di beberapa wilayah, dana baru masuk pada minggu ketiga atau menjelang akhir bulan.
Karena itu, KPM diminta tidak panik apabila dana belum cair dalam beberapa hari pertama bulan berjalan.
Untuk diketahui, sedikitnya empat jenis bansos dijadwalkan cair pada minggu pertama November 2025.
Pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4, yang dilaporkan mulai cair sejak akhir Oktober dan berlanjut hingga pertengahan November.
Artinya, pada pekan pertama bulan ini, ribuan KPM masih menerima penyaluran lanjutan.
Kedua adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang rutin cair antara tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya.
Para penerima diminta terus melakukan pengecekan saldo agar tidak terlewat.
Ketiga adalah BLT Kesra sebesar Rp 900 ribu, yang meski belum memiliki tanggal pasti, hampir selalu cair tiap bulan mengikuti jadwal masing-masing daerah.
Terakhir adalah bantuan beras 10 kilogram dan minyak goreng subsidi 2 liter, yang juga diprediksi disalurkan serentak di sejumlah wilayah pada awal November.
Untuk memudahkan masyarakat mengecek apakah namanya masih terdaftar sebagai penerima, pemerintah menyediakan layanan pengecekan melalui tautan cekbansos.kemensos.go.id.
Penerima hanya perlu mengisi data wilayah, nama sesuai KTP, dan kode verifikasi yang tampil di layar. Sistem kemudian akan menampilkan hasil berupa status
apakah penerima masih aktif atau tidak dalam program bansos bulan ini.
Dengan pengecekan berkala dan koordinasi yang tepat dengan pendamping, diharapkan seluruh pencairan bansos November 2025 dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi