RADARSEMARANG.ID – Kabar gembira datang bagi jutaan masyarakat penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Setelah sebelumnya Kementerian Sosial (Kemensos) mengumumkan sebanyak 40 daerah telah dijadwalkan menerima
pencairan bantuan sosial (bansos), kini beredar informasi baru bahwa lebih dari 50 daerah tambahan akan segera menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat.
Pencairan ini merupakan bagian dari alokasi periode Oktober, November, dan Desember 2025, yang akan disalurkan melalui empat bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Adapun penyaluran melalui KKS terbitan Bank BRI akan meliputi wilayah Kepulauan Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
Sementara itu, Bank BNI juga dipercaya untuk menyalurkan bansos kepada provinsi-provinsi seperti Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Dengan demikian, total penerima manfaat yang tersebar di lebih dari 50 kabupaten dan kota di tujuh provinsi tersebut akan segera menerima saldo bansos PKH dan BPNT tahap keempat tahun ini.
Beberapa wilayah yang dipastikan masuk dalam daftar pencairan antara lain
Kabupaten Bogor, yang akan menerima pencairan melalui KKS BNI bersamaan dengan Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Cirebon, dan Indramayu.
Selain itu, KPM Kota Bogor juga termasuk penerima, bersama daerah lainnya seperti
Kabupaten Kuningan,
Purwakarta,
Sukabumi,
Kota Bandung,
Banjar,
Bekasi,
Bogor,
Cimahi,
Depok,
Sukabumi, dan
Tasikmalaya.
Pencairan bantuan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang akhir tahun 2025.
Sebagai informasi tambahan, penyaluran bansos reguler tahap keempat sebenarnya telah lebih dulu dilakukan di Provinsi Aceh melalui KKS Bank Syariah Indonesia (BSI).
Beberapa KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Aceh sudah melaporkan bahwa dana PKH dan BPNT telah cair dengan nominal
berbeda sesuai dengan komponen keluarga, seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) masih berada dalam tahap verifikasi dan validasi data.
Pihak Kemensos memastikan bahwa proses pencairan BLTS Kesra
akan segera dilakukan setelah seluruh tahapan administrasi selesai, agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dengan adanya pencairan bansos PKH, BPNT, dan BLTS Kesra tahap akhir tahun 2025 ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat dapat meningkat
terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk rutin melakukan pengecekan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing melalui
mesin ATM bank penyalur atau e-warong terdekat agar tidak tertinggal informasi penting mengenai jadwal pencairan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi