Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Wisata Indonesia Bakal Hadir di Semarang, Jadi Wadah Edukatif Promosi Wisata Jawa Tengah ke Dunia

Khafifah Arini Putri • Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:36 WIB
ASPPI Jateng mengenalkan BWI 2025 untuk para pelaku wisata.
ASPPI Jateng mengenalkan BWI 2025 untuk para pelaku wisata.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jawa Tengah (Jateng) kian serius menarik wisatawan mancanegara. Salah satunya melalui Bursa Wisata Indonesia (BWI) 2025. Event yang mempertemukan para pelaku pariwisata dan buyer ini, diharapkan mempermudah akses pengenalan wisata di Jateng.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) ini bakal berlangsung pada 11 November 2025 mendatang di MG Setos. Menariknya akan ada buyer dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan lainnya untuk mendongkrak wisatawan asing ke Jateng.Targetnya melalui kegiatan ini nilai transaksinya bisa menembus Rp 2 miliar.

Ketua Panitia BWI 2025, Giyarto, mengatakan ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pariwisata Jawa Tengah di pasar internasional.

“Kami bekerja sama dengan travel agent dari Denpasar, Singapura, dan Malaysia untuk mendatangkan tamu-tamu asing ke Jawa Tengah,” kata Giyarto dalam Audiensi BWI di RM Truntum Gama.

Event tahunan ini akan mempertemukan 200 buyer dan 100 seller. Konsepnya table top meeting, di mana pelaku wisata bertemu langsung untuk membuka peluang kerja sama bisnis.

“Bursa wisata ini bukan sekadar silaturahmi, tapi agar seller mendapatkan bisnis yang bagus di tahun ini,” imbuhnya.

Ketua DPD ASPPI Jateng, Setyo Legowo, menyebut kegiatan yang sudah berlangsung satu dekade ini menjadi bukti komitmen pelaku wisata mendukung program pemerintah. Menurutnya, keunggulan Jawa Tengah ada pada kekayaan alam dan budaya yang belum banyak dikenal di luar negeri.

“Dengan dibukanya Bandara Internasional Ahmad Yani, kami optimistis wisatawan asing akan semakin mudah datang ke Jawa Tengah,” ujarnya.

Pihaknya pun menargetkan transaksi hingga Rp2 miliar selama acara. Selain bisa meningkatkan ekonomi, juga bisa mengenalkan daya tarik wisata di Jateng.

“Untuk targetnya memang kita di atas Rp2 miliar. Karena kami harus bertanggung jawab dengan event ini kepada Kemenpar,” katanya

Sementara Seksi Acara BWI, Robertus Wibowo, menambahkan, tahun ini antusiasme peserta meningkat tajam. Hingga kini sudah ada sekitar 150 buyer yang mendaftar, termasuk dari Malaysia dan Singapura. Mereka tertarik dengan keindahan alam dan budaya Jawa Tengah.

Menurutnya dari berbagai destinasi unggulan, Karimunjawa menjadi primadona yang paling diburu buyer asing. Selain itu, kawasan wisata lain seperti Dieng, Karanganyar, Banyumas, Guci, dan Lasem juga dipromosikan.

“Sekarang banyak kapal yang beroperasi ke Karimunjawa. Hotel juga sudah banyak dan sering penuh saat akhir pekan,” tandasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#Bursa Wisata Indonesia #JAWA TENGAH #pasar internasional