Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ditinggal Merantau Kedua Orangtua, Siswa SMP di Grobogan Tewas Diduga Dibully dan Sempat Diadu Teman Sekelasnya

Nugroho Wisnu Adi • Senin, 13 Oktober 2025 | 12:35 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Angga Bagus Perwira berusia 12 tahun, siswa kelas 1 SMP Negeri 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tewas usai diduga dianiaya teman sekolahnya, Sabtu (11/10/2025). 

Paman korban, Suwarlan (45), mengatakan, keponakannya itu sebelumnya diduga dikeroyok teman-teman sekelasnya saat jam istirahat. 

Angga Bagus Perwira diketahui sempat terlibat perkelahian dua kali di lingkungan sekolahnya sebelum meninggal dunia.

Perkelahian itu diduga akibat korban tak terima di-bully atau dirundung teman-temannya dengan cara diejek dan dipukuli kepalanya.

Lalu Angga diadu untuk duel satu lawan satu dengan salah satu temannya pada sabtu pagi.

Duel kedua terjadi pada Sabtu siang antara Angga dengan teman sekolah lainnya. Kejadian ini terjadi ketika salah satu teman korban memprovokasi korban agar mau berkelahi dengan pelaku lain.

Di duel inilah Angga jatuh terpeleset dan pingsan. Kemudian korban kejang-kejang dan dibawa ke kelasnya sampai akhirnya nyawa Angga tak tertolong lagi.

Menurut Suwarlan, keluarga menerima informasi bahwa Angga meninggal dunia di sekolah pada siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, kakek korban, Pujiyo (50), menuturkan, sebelum meninggal, cucunya itu sering mengeluh kepada keluarganya lantaran dirinya menjadi korban perundungan teman-temannya. Bahkan, Angga pernah tidak masuk sekolah karena takut.

Baca Juga: Rencana Pencairan Rapel Gaji ASN November 2025, Kenaikan gaji PNS 2025 Terbaru Kapan?

Angga merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putra pasangan Sawendra dan Ike Purwitasari. Sejak kecil, korban tinggal dengan kakeknya di Dusun Muneng, Desa Ledokdawan, Grobogan sementara orangtuanya beserta adiknya sudah hampir 20 tahun tinggal dan menetap di Cianjur, Jawa Barat. 

"Ayahnya kerja di pabrik dan mereka pulang ke Grobogan saat Lebaran. Kami minta kasus ini diusut tuntas," pungkas Pujiyo.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto mengatakan, kasus kematian Angga yang diduga korban bullying teman-teman sekolahnya masih didalami.

Penyidik Sat Reskrim Polres Grobogan masih memeriksa sejumlah saksi, yakni teman-teman sekolah korban termasuk para guru SMPN 1 Geyer. "Masih proses pemeriksaan semua," kata Rizky.


Editor : Baskoro Septiadi
#pengerorokan #SMP negeri #Polres #cianjur #duel #BULLY #perundungan #JAWA TENGAH #Grobogan #SMPN 1