RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober menjadi pengingat pentingnya persatuan bangsa.
Peringatan ini mengajak generasi muda Indonesia agar senantiasa mencintai tanah air Indonesia, menjaga dan merawat persatuan, serta menjunjung penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya melalui upacara, perayaan Sumpah Pemuda juga bisa dilakukan dengan cara sederhana, salah satunya dengan mendengarkan lagu-lagu nasional. Musik mampu menjadi pengingat akan perjuangan sekaligus penyemangat bagi generasi muda.
Beberapa lagu nasional berikut kerap diputar dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat semangat persatuan:
1. Indonesia Raya
Lagu yang paling utama dan identik dengan Hari Sumpah Pemuda adalah Indonesia Raya. Lagu yang diciptakan oleh WR. Supratman pada tahun 1924 ini merupakan lagu kebangsaan Republik Indonesia.
Untuk pertama kalinya, lagu Indonesia Raya diperdengarkan pada Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928, saat peristiwa Sumpah Pemuda itu sendiri terjadi.
Baca Juga: 13 Tokoh Penting di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda, Para Pemuda yang Berhasil Mengubah Sejarah
Berikut lirik lagu Indonesia Raya ciptaan WR. Supratman:
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.
Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku Negriku yang Kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku Negriku yang Kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
2. Satu Nusa Satu Bangsa
Lagu Satu Nusa Satu Bangsa adalah salah satu lagu nasional ciptaan Liberty Manik di Semarang. Karya ini lahir dari semangat Sumpah Pemuda, dengan menegaskan tiga ikrar utamanya: satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Melalui liriknya, lagu ini mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga sekaligus membela identitas bangsa.
Baca Juga: Film Rangga & Cinta: The Rebirth of AADC Tayang 2 Oktober 2025
Berikut lirik lagu Satu Nusa Satu Bangsa Ciptaan Liberty Manik:
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk s'lama-lamanya
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk s'lama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa
Kita bela bersama
Hu-uh-uh-uh-uh
Hu, hu-uh-uh-uh-uh-uh-uh
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa
Kita bela bersama
Kita bela bersama
Baca Juga: Perjalanan Sejarah Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Pengertian Hingga Isi dan Maknanya
3. Bangun Pemudi Pemuda
Bangun Pemudi Pemuda adalah lagu nasional Indonesia yang diciptakan oleh Alfred Simanjuntak. Lagu ini awalnya merupakan mars Sekolah Rakyat Sempurna Indonesia yang kemudian diubah liriknya agar semangatnya bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia.
Lagu ini selain dikumandangkan setiap perayaan Kemerdekaan RI 17 Agustus, juga putar saat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober.
Berikut Lirik lagu Bangun Pemudi Pemuda Ciptaan Alfred Simanjuntak:
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton untuk Menyambut Hari Sumpah Pemuda
4. Bagimu Negeri
Lagu nasional ini diciptakan oleh Kusbini pada tahun 1942. Lagu ini memiliki lirik yang singkat dan sederhana, namun maknanya sangat dalam. Pesan dalam lagu Bagimu Negeri ini menggambarkan kesetiaan rakyat Indonesia terhadap negaranya dan kesediaan mereka untuk berkorban demi mempertahankan persatuan nasional.
Berikut lirik lagu Bagimu Negeri ciptaan Kusbini:
Padamu negeri aku berjanji
Padamu negeri aku berbakti
Padamu negeri aku mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga abdi
Peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi momen sejarah, tetapi juga ajakan bagi generasi muda untuk terus mencintai tanah air, menjaga kebersamaan, dan berkontribusi bagi bangsa. (mg16)
Editor : Baskoro Septiadi