Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Yuk Intip Tiga Ikrar dan Tokoh Penting Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober

Hanun Nafira Maharani • Jumat, 3 Oktober 2025 | 21:24 WIB
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, kesatuan dan persatuan adalah kunci menuju emerdekaan Indonesia (Sumber: freepik.com)
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, kesatuan dan persatuan adalah kunci menuju emerdekaan Indonesia (Sumber: freepik.com)

RADARSEMARANG, Semarang Sumpah Pemuda adalah ikrar tegas dan komitmen para pemuda Indonesia untuk bersatu tanpa membedakan suku, ras, dan agama.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober menjadi salah satu tonggak masyarakat Indonesia memperjuangkan kemerdekaan.

Sebagai lambang dari persatuan akan perbedaan-perbedaan yang ada di Indonesia, para pemuda berkumpul pada Kongres Pemuda II untuk mengucapkan ikrar, janji tegas yang menyatakan tekadnya mewujudkan Kesatuan dan Persatuan pada satu tahan air, bangsa, dan bahasa, yaitu Indonesia.

Kongres Pemuda II yang diselenggarakan pada 27-28 Otober 1928 tersebut diketuai oleh Seogondo Djojopoespito yang merupakan seorang aktivis organisasi PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia). Dalam kongres kedua ini pembahasan mengenai persatuan, pendidikan, dan kebangsaan dilakukan oleh para pemimpin muda dilanjutkan dengan pembacaan Sumpah Pemuda, dan lantunan lagu Indonesia Raya.

Ikrar Sumpah Pemuda

Isi sumpah pemuda yang dirumuskan oleh Muhammad Yamin mengajarka nilai-nilai kesatuan dan persatuan Indonesia, hal tersebut demikian agar semangat nasionalisme terus memompa semangat para pemuda-pemudi. Berikut ini ikrar sumpah pemuda yang terukir dalam prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda.

 Pertama:

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea:

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga:

Kami poetra dan poetri Indoneisa mendjondjoeng bahasa perstoean, bahasa Indonesia.

 

Ketiga ikrar sumpah pemuda itu menjadi kunci persatuan seluruh pemuda di Indonesia dari Sabang smapai Merauke yang membela tanah air Indonesia.

Lantas siapa saja tokoh-tokoh dibalik perumusan ikrar sumpah pemudah tersebut?

Tokoh-Tokoh Dibalik Sumpah Pemuda

1. Soegondo Djojopoespito (PPPI)

Soegondo Djojopoespito berperan sebagai ketua yang memimpin jalannya Kongres Pemuda II, Soegondo adalah aktivis dari organisasi Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) yang berperan menyatukan berbagai organisasi pemuda Indonesia dengan tujuan yang satu, yaitu memperjuangkan kesatuan dan persatuan Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan Sejarah Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Pengertian Hingga Isi dan Maknanya

 2. M. Joko Marsaid (Jong Java)

R.M. Joko Marsaid yang dikenal dengan mana Tirtodiningran adalah anggota aktif Jong Java, yaitu organisasi pemuda yang memperjuangkan kepentingan-kepentingan pemuda Jawa. Tirtodiningrat berperan penting dalam membantu Soegondo sebagai wakit ketua Kongres Pemuda II.

 3. Mohammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)

Mohammad Yamin berperan sebagai tokoh penting yang menggagas ide-ide besar, termasuk penyusunan ikrar Sumpah Pemuda, ia adalah sekretaris dalam Kongres Pemuda II dan salah satu orang pertama yang mengusulkan bahsa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton untuk Menyambut Hari Sumpah Pemuda

 4. Amir Sjarifoeddin (Jong Bataks Bond)

Amir Sjarifoeddin berperan sebagai seorang bendahara Kongres Pemuda II yang turut serta dalam perancangan ide-ide dalam ikrar Sumpah Pemuda.

 5. Johan Mohammad Cai (Jong Islamienten Bond)

Johan Mohammad Cai berperan dalam Pembantu I dalam kepanitiaan Kongres Pemuda II, yang berasal dari latar belakang Tionghoa. Keberadaannya menunjukkan bahwa perbedaan suku tidak menjadi penghalang persatuan pemuda pada masa itu.

 6. Katja Soengkana (Pemuda Indonesia)

Katja Soengkana adalah perwakilan dari Pemuda Indonesia yang berperan sebagai Pembantu II di kepanitiaan Kongres Pemuda II.

 7. Rumondor Cornelis Lefranda Senduk (Jong Celebes)

Rumondor Cornelis Lefranda Senduk berperan sebagai Pembantu III di Kongres Pemuda II, ia adalah dokter sekaligus politikus asal Minahasa, Sulawesi Utara.

 8. Johannes Leimena (Jong Ambon)

Johannes Leimena berperan sebagai Pembantu IV di Kongres Pemuda II, sama seperti Rumondor Cornelis Lefranda, Johannes Leimena adalah doter dan politisi yang berasal dari Maluku.

 9. Mohammad Rochjani Su’ud (Pemuda Kaum Betawi)

Mohammad Rochjani Su’ud berperan sebagai Pembantu V yang berasal dari Pemuda Kaum Betawi, ia adalah ahli hukum yang menjadi simbol penting dalam perjuangan nasiona pemuda Betawi.

 10. W.R. Soepratman (Pencipta Lagu Indonesia Raya)

W.R. Soepratman adalah tokoh di balik lagu kebangsaan Indonesia, yaitu Indonesia Raya. Dalam Kongres Pemuda II ini, W.R. Soepratman mempersembahkan lagu tersebut untuk yang pertama kalinya sebagai simbol kesatuan dan persatuan, serta semangat nasionalisme bangsa Indonesia. (mg19)

Editor : Baskoro Septiadi
#sumpah pemuda #Kongres Pemuda II #Ikrar Sumpah Pemuda #Hari Sumpah Pemuda #memperingati Hari Sumpah Pemuda