Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Seberapa Efektif Sumur Resapan Mencegah Genangan Air Saat Musim Hujan? Cek Disini Cara Buatnya

Sindi Awaliyah • Jumat, 26 September 2025 | 21:35 WIB

Cara praktis yang bisa dilakukan untuk mengurangi banjir dan genangan air. (freepik)
Cara praktis yang bisa dilakukan untuk mengurangi banjir dan genangan air. (freepik)

RADAR SEMARANG.ID, Semarang - Indonesia akhir-akhir ini sering diguyur hujan. Seperti yang kita ketahui, musim hujan terjadi pada bulan September.

Menurut BMKG, puncak musim hujan akan banyak terjadi pada bulan November hingga Desember. Hal ini membuat masalah klasik yang sering kita jumpai, banjir dan genangan air.

Pada pemukiman padat penduduk baik banjir maupun genangan sangat mengganggu aktivitas penduduk.

Hal ini bisa terjadi jika gorong-gorong dan selokan tak mampu menampung curah hujan yang tinggi.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi banjir dan genangan air adalah dengan membuat sumur resapan.

Sumur resapan dapat diartikan sebagai lubang/sumur yang mampu menampung air. Seperti namanya, cara kerja sumur resapan ialah meresap air ke dalam tanah.

Melalui cara ini, jumlah air yang tergenang dapat diminimalisasi, mencegah genangan air bertahan lama.

Selain dengan sumur resapan, biopori juga bisa menyerap air langsung dari permukaan tanah. Biopori adalah lubang yang berfungsi sebagai resapan air dan pengurai sampah organik.

Kedua cara tersebut dapat memberikan hasil optimal jika dilakukan oleh banyak rumah. Semakin banyak jumlah yang dibuat, semakin berkurang pula volume genangan air.

Sumur resapan tidak jauh berbeda dengan biopori, namun sumur resapan memerlukan lahan yang lebih luas dari biopori. Jika lahan per rumah kecil, sumur resapan bisa dibuat pada lahan kosong milik bersama.

Cara membuat sumur resapan sebagai berikut,

1. Buat lubang berdiameter 80-100 cm dengan kedalaman 100-150 cm.

2. Pastikan lubang galian tidak melebihi muka air tanah.

3. Isi dasar sumur dengan material berrongga seperti kerikil, batu-bata dengan tebal sekitar 15-20 cm. Lapisan tersebut berfungsi sebagai penyaring awal

4. Tambahkan ijuk atau pasir untuk menahan kotoran halus dan lumpur

5. Step terakhir, tutup permukaan sumur. Hal ini penting untuk keamanan.

Sumur resapan dan biopori adalah langkah praktis yang menjamin lingkungan anda bebas dari genangan di musim hujan dan sekaligus menjadi investasi untuk ketersediaan air bersih di musim kemarau. 

Editor : Baskoro Septiadi
#Musim Hujan #HUJAN