Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Musim Hujan Seringkali Bikin Ruangan Lembab hingga Timbulkan Jamur, Begini Solusi Untuk Mengatasinya

Titis Rahmawati • Jumat, 26 September 2025 | 21:36 WIB
Ilustrasi ketika hujan deras turun dari atap rumah  (freepik/Kireyonok_Yuliya)
Ilustrasi ketika hujan deras turun dari atap rumah (freepik/Kireyonok_Yuliya)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setelah melewati kemarau panjang, Indonesia kini mulai memasuki bulan September, yang mana biasanya musim penghujan ini akan melanda sebagian besar wilayahnya. 

Hujan terkadang menjadi sebuah keberuntungan bagi sebagian pihak seperti petani dan pengusaha laundry, namun bagi beberapa pihak lainnya, hujan jika terlalu deras dan berkepanjangan dianggap dapat merugikan dan berkemungkinan menimbulkan masalah baru.

Salah satu hal buruk yang ditimbulkan dari musim penghujan ini yaitu beberapa ruangan di rumah, perkantoran, atau bahkan di sekolah menjadi lembab.

Faktor terjadinya kelembaban ruangan saat musim penghujan ini bisa disebabkan antara lain karena rembesan air hujan pada dinding, ventilasi udara yang kurang baik, hingga kondensasi udara yang terjadi.

Lembabnya ruangan karena hujan deras ini juga tentunya mengakibatkan hal buruk seperti munculnya jamur dan bakteri, serta dapat mengundang banyak serangga, yang paling umum yaitu nyamuk dan kecoa.  

Jika sudah seperti itu tentu dapat membahayakan, terlebih hal tersebut jika terjadi dalam jangka waktu lumayan panjang dapat memicu ruangan menjadi tak sehat bahkan bisa timbulkan penyakit.

Masalah-masalah krusial yang berkemungkinan terjadi saat musim hujan tentu masih bisa diatasi oleh beberapa solusi sebagaimana berikut.

Periksa dan perbaiki ventilasi

Cek seluruh ventilasi yang terpasang apakah sudah benar dan baik, sebab pada musim hujan sirkulasi udara yang kurang lancar dapat memicu kelembaban yang tinggi di dalam ruangan.

Langkah berikutnya dapat dilakukan dengan cara membuka jendela atau pasang exhaust fan agar sirkulasi udara lancar. 

Jika hujan turun begitu deras, membuka jendela dilakukan setelah hujan reda untuk mengurangi udara lembab yang terjebak dalam ruangan.

Atasi bagian yang bocor 

Periksalah seluruh bagian rawan kebocoran seperti atap, mulai dari genteng hingga plafon. Cek apakah seluruhnya terpasang sangat rapat atau masih terdapat celah yang sebabkan kebocoran.

Jika kebocoran sudah terjadi, segera atasi dengan langkah darurat seperti menampung air dari sumber kebocoran menggunakan wadah dan segerakan buang airnya jika sudah penuh, lakukan secara rutin jangan sampai ditunda.

Ketika hujan sudah tak turun, maka saat itu merupakan kesempatan terbaik untuk segera memperbaiki bagian kebocoran pada atap, segera atasi dengan merapatkan kembali genteng yang tergeser, tambal kembali retakan kecil sebelum melebar.

Pasang serap air pada daerah rawan lembab 

Jika tak ada lagi masalah krusial yang terjadi, pasanglah serap air pada bagian-bagian rawan lembab, agar ketika hujan deras membasahi dinding bagian luar tidak menimbulkan kelembaban di dalamnya. 

Jangan tunda pemasangan serap air, karena kelembaban ruangan akibat hujan deras jika dibiarkan dibiarkan dapat merusak lapisan cat dan dinding, hingga memicu munculnya jamur dan bakteri.

Beberapa solusi diatas tentunya dapat diterapkan pada lingkungan sekitar kita, terutama saat musim hujan sudah mulai datang seperti saat ini. Lakukan tips tersebut sebelum hujan sebagai langkah antisipasi. 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#lembab #Musim Hujan #hujan deras #HUJAN #musim hujan 2025