RADARSEMARANG.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) RI akan membuka rekrutmen pendamping Koperasi Merah Putih (Kopdes).
Kesempatan ini dibuka bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai Project Management Officer (PMO) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat peran koperasi dan pemberdayaan masyarakat di tingkat daerah.
Melansir akun Instagram @kemenkop, program ini akan menempatkan masing-masing 2 orang PMO di setiap 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi, kesempatan ini menjadi peluang untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi berbasis koperasi di Indonesia.
Disamping itu, Pendaftaran dilakukan secara daring hingga 13 September 2025 pukul 23.59 melalui tautan https://rekrutaac.org/pendaftaran/.
KDKMP merupakan salah satu program unggulan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto. Penguatan KDKMP tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
Inpres tersebut menyatakan akan dibangun 80 ribu KDKMP di seluruh provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Untuk itu, Kemenkop menilai perlu adanya proses rekrutmen PMO yang akan mengelola KDKMP nantinya.
Kualifikasi Pelamar :
Warga Negara Indonesia, usia maksimal 60 tahun
Pendidikan minimal S1 semua jurusan
Sehat jasmani dan rohani
Tidak sedang terikat kontrak dengan instansi lain
Komitmen kerja selama 3 bulan
Diutamakan berpengalaman di bidang koperasi/UMKM/pemberdayaan masyarakat
Mampu menggunakan Microsoft Office
Dokumen yang Wajib Dilampirkan :
Surat lamaran dan CV terbaru
Ijazah dan transkrip akademik
KTP dan KK
Pas foto terbaru (4x6)
Surat keterangan sehat
Surat pernyataan bermaterai (tidak terikat kontrak dengan instansi lain, dan siap berkomitmen)
Sertifikat pelatihan/surat keputusan pendampingan (jika ada)
Tahapan dan Jadwal Seleksi
Pengumuman: 8 September 2025
Pendaftaran: 9–13 September 2025
Hasil seleksi administrasi: 14 September 2025
Tes tulis: 15–17 September 2025
Pengumuman hasil tes tulis: 18 September 2025
Wawancara: 20–24 September 2025
Hasil akhir: 26 September 2025
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi kop.go.id/pengumuman/pmokemenkop. Proses pendaftaran tidak dipungut biaya.
Jumlah Posisi dan Gaji Loker PMO KDKMP
- PMO Kabupaten/Kota seluruh Indonesia
Posisi: Masing-masing Kabupaten/Kota sebanyak 2 orang.
Masa kontrak kerja: 3 bulan
Gaji: Rp 7 juta per bulan
Jumlah formasi yang dibutuhkan: 1.028 orang
- PMO Provinsi seluruh Indonesia
Posisi: Masing-masing Provinsi sebanyak 2 orang.
Masa kontrak kerja: 3 bulan
Gaji: Rp 8 juta per bulan
Jumlah formasi yang dibutuhkan: 76 orang
Syarat Loker PMO KDKMP
Cara Mendaftar di PMO KDKMP
Baca Juga: Prompt Terlengkap! Fitur Gemini AI Merubah Foto Keluarga Menjadi Action Figure, Begini Caranya
- Buka laman pendaftaran melalui tautan https://rekrutaac.org/pendaftaran/.
- Pastikan dokumen persyaratan telah dipenuhi termasuk surat lamaran dan surat pernyataan sesuai dengan format yang disediakan. Ketentuan tambahan pengunggahan dokumen:
- Nama file yang diunggah harus menggunakan format: JenisDokumen_NamaLengkap. Contoh: CV_Deviti_Sativra; KTP_Deviti_Sativra; dan seterusnya.
- Format file: Semua dokumen diunggah dalam format PDF kecuali pas foto yang menggunakan format .jpg.
- Ukuran file: ukuran file yang diunggah maksimal 1 MB.
- Hasil submit bisa diedit dengan link yang akan dikirim ke email terdaftar oleh sistem.
- Bila sudah memenuhi syarat, klik "Next".
- Isi posisi yang akan dilamar, apakah PMO Provinsi atau PMO Kabupaten/Kota, lalu klik "Next".
- Isi data diri pribadi, lalu klik "Next".
- Unggah dokumen persyaratan hingga selesai.
- Berikan centang pada kotak Terms and Conditions bagian "I accept the Terms and Conditions".
- Masukan kode Captcha yang tersedia.
- Klik "Daftar" untuk mengirim lamaran.
Kopdes Merah Putih telah disiapkan untuk mengelola setidaknya tujuh bidang usaha, mulai dari kemitraan dengan Bulog, Pertamina, hingga distribusi pupuk dan layanan perbankan.
Namun, jumlah unit usaha dapat dikembangkan lebih banyak sesuai potensi desa masing-masing.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi