RADARSEMARANG.ID – Sejak demo yang berlangsung sejak 30 hingga 31 Agustus 2025 kemarin masih menyisakan cerita yang cukup panjang.
Selain bentrokan antara mahasiswa, masyarakat dengan pihak kepolisian, penjarahan pun tak bisa di hindari.
Salah satu yang menjadi korban penjarahan yakni Ahmad Sahroni, seorang politikus dari Partai NasDem ini menjadi korban pertama dalam aski penjarahan
Tak hanya perabot rumah tangga, massa juga membawa kabur barang-barang mewah koleksi pribadi Sahroni.
Dalam insiden pada Sabtu (30/8/2025) malam di Tanjung Priok, Jakarta Utara, rumah Sahroni dijarah hingga porak-poranda.
Sejumlah saksi mata menyebut massa masuk secara paksa, mengambil berbagai barang, lalu meninggalkan rumah dengan kondisi rusak parah.
Berikut daftar barang yang dilaporkan dijarah dari rumah Sahroni:
Jam tangan Richard Mille
Patung Iron Man Abu-abu
Patung Iron Man Merah
PS 5
Bedak YSL
Piano
Sofa
Kaligrafi
Televisi
meja
kulkas
treadmill
pakaian dalam
Bearbrick Gold Bar
Replika Ferrari F1-2000 skala 1:8 (michael Schumacher, Europan GP 2000)
Louis Vuitton Monogram Vernis Brea MM
Louis Vuitton Damier Ebbene Bergamo MM
Mobil Lexus RZ (rusak)
Ijazah
Surat Tanah
SKCK
AC
Mesin Cuci
Kasur
KK (Kartu Keluarga)
Imbas dari aksi tersebut mupai 1 September 2025 ini, Ahmad Sahrini recara resmi dnonaktifkan dari Partai NasDem.
Dengan keputusan itu, posisi Sahroni di Senayan praktis terhenti. Dari seorang politikus flamboyan yang kerap dipanggil "Crazy Rich Tanjung Priok", ia kini menjadi simbol kejatuhan yang begitu cepat.
Hanya dalam waktu kurang dari dua minggu, perjalanan Sahroni berbalik arah.
Dari seorang wakil ketua komisi, ia dipindah menjadi anggota biasa, bahkan kini dinon-aktifkan partainya sendiri.
Dari rumah megah, ia harus melihat kediamannya dijarah hingga rusak.
Keberadaan Sahroni sampai saat ini belum diketahui.
Namun tetangga menyebut mantan wakil ketua komisi III DPR RI itu tengah berada di Singapura.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi