RADARSEMARANG.ID – Di awal Agustus 2025, banyak sekali video yang memperlihatkan bendera One Piece yang berkibar tepat bersebelahan dengan bendera Merah Putih serta adanya tulisan simbol matinya keadilan dan kekuasaan yang korup.
Tentu munculnya video tersebut membuat gempar di jagat media sosial. Terlebih sebentar lagi bakal ada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus 2025.
Sebuah fenomena unik yang kini sedang hangat di perbincangkan oleh masyarakat.
Selain itu, terdapat fakta menarik munculnya bendera One Piece menurut sebagaian kalangan munculnya video tersebut merupakan bentuk ekspresi simbolik terhadap apa yang terjadi saat ini.
Makna Simbol Perlawanan dan Kebebasan
Untuk memahami fenomena ini, kita perlu melihat arti bendera tersebut dalam dunianya.
Di alam semesta One Piece, bendera Jolly Roger dengan simbol tengkorak bertopi jerami bukan sekadar tanda bajak laut biasa. Ia adalah simbol dari:
Kebebasan dari segala bentuk penindasan.
Perlawanan terhadap Pemerintah Dunia yang dianggap tiran dan korup.
Tekad untuk meraih mimpi dan petualangan.
Nilai-nilai inilah yang diadopsi oleh para penggemarnya di dunia nyata.
Kritik Sosial dalam Bingkai Nasionalisme Modern
Bagi sebagian anak muda Indonesia, mengibarkan bendera ini di samping Merah Putih menjadi bentuk ekspresi nasionalisme yang lebih modern dan kritis.
Ini dianggap sebagai cara kreatif untuk menyuarakan perasaan mereka terhadap berbagai persoalan dalam negeri, seperti ketidakadilan atau korupsi.
Alih-alih dianggap sebagai penghinaan, banyak warganet melihatnya sebagai cara untuk menunjukkan bahwa semangat perjuangan "ala One Piece" relevan dengan kondisi saat ini, sambil tetap menghormati bendera nasional.
Jika secara hukum, UU Nomor 24 Tahun 2009 memang mewajibkan pengibaran bendera Merah Putih pada momen-momen tertentu, termasuk sepanjang bulan Agustus.
Namun, tidak ada larangan eksplisit untuk mengibarkan bendera lain (seperti bendera organisasi atau hobi) di properti pribadi.
Pakar hukum tata negara menyebut tindakan ini berada di "wilayah abu-abu", dengan catatan penting: posisi bendera lain tidak boleh lebih tinggi dari bendera Merah Putih dan tidak boleh dimaksudkan untuk menghina atau merendahkan kehormatan simbol negara.
Fenomena bendera One Piece di bulan Agustus ini menjadi persimpangan menarik antara budaya pop global dan ekspresi patriotisme lokal.
Lebih dari sekadar anime, Jolly Roger Topi Jerami telah menjadi medium bagi sebagian generasi muda untuk menyuarakan aspirasi dan kritik mereka dengan cara yang unik.
Ini adalah bukti bagaimana simbol-simbol modern dapat digunakan untuk berdialog dengan nilai-nilai kebangsaan yang luhur. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi