Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dari Sejarah hingga Fakta Unik, Ini Serba-serbi Bendera Merah Putih yang Mungkin Belum Kamu Tahu!

Magang Radar Semarang • Selasa, 22 Juli 2025 | 22:25 WIB
Kondisi Sang Saka Merah Putih yang mulai pudar (Sumber: Direktorat Jenderal Kebudayaan)
Kondisi Sang Saka Merah Putih yang mulai pudar (Sumber: Direktorat Jenderal Kebudayaan)

RADARSEMARANG.ID – Republik Indonesia akan merayakan hari jadi ke-80 pada 17 Agustus mendatang.

Salah satu perhatian utama setiap tahun adalah Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi yang diadakan di Istana Merdeka.

Dalam rangkaian upacara tersebut, bendera nasional alias Sang Saka Merah Putih atau Sang Dwiwarna akan dikibarkan.

Kendati demikian, nyatanya bendera Merah Putih memiliki sejarah tersendiri. Terkait dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, bendera merah putih beberapa kali dikibarkan secara unik untuk menghidupkan esensi dari perjuangan.

Berikut serba-serbi bendera Merah Putih yang mungkin belum kamu tahu!

Dari era Majapahit hingga jahitan Ibu Fatmawati.

Bendera Merah Putih sudah muncul sejak era kerajaan.

Sebelum Indonesia merdeka, bendera Merah Putih pertama kali terlihat di masa Kerajaan Kediri sekitar tahun 1292 masehi.

Selanjutnya, bendera Merah Putih digunakan oleh Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 hingga ke-16 sebagai lambang kebesaran.

Di luar pulau Jawa, bendera Merah Putih juga ditemukan di beberapa wilayah. Di Aceh, bendera Merah Putih digunakan sebagai bendera perang, sementara di Sulawesi Selatan digunakan sebagai simbol kekuasaan kerajaan.

Setelah Jepang memperbolehkan Indonesia untuk merdeka, Chuuoo Sangi In atau Badan Pertimbangan Pusat saat itu melaksanakan sidang tidak resmi pada tanggal 12 September 1944. Sidang itu pun membicarakan bendera dan lagu kebangsaan.

Akhir sidang kemudian menetapkan bendera nasional Republik Indonesia berwarna merah dan putih dengan panjang 3 meter dengan lebar 2 meter.

Chaerul Basri kemudian diperintah untuk mengambil kain dari gudang dan bendera Merah Putih pertama pun dijahit oleh Fatmawati, salah satu istriIr. Soekarno. Bendera itu pun diberi nama Sang Saka Merah Putih.

Sang Saka Merah Putih dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Suhud dan Latief Hendraningrat di Jalan Pegangsaan Timur No. 5, Jakarta.

Sempat berpindah-pindah hingga akhirnya tersimpan di Monas.

 Sang Saka Merah Putih sempat dipindahkan ke Yogyakarta pada tanggal 4 Januari 1946. Pada tanggal 6 Juli 1949, bendera dikembalikan ke Presiden Soekarno dan dikibarkan di Gedung Agung pada 17 Agustus 1949.

Pada tanggal 17 Agustus 1968, di halaman Istana Merdeka, Sang Saka Merah Putih terakhir kali dikibarkan.

Warna yang mulai memudar dan struktur rapuh menjadi faktor bendera akhirnya disimpan di Ruang Bendera Pusaka di Istana Merdeka.

Sang Saka Merah Putih digulung dengan pipa plastik berlapis kain putih. Bagian luarnya dilapisi kertas singkong berkualitas dan diikat dengan pita berwarna merah putih.

Pada tahun 2007, setelah bertahun-tahun disimpan di Istana Merdeka, Sang Saka Merah Putih akhirnya dipindahkan ke Monumen Nasional (Monas).

Bendera itu disimpan dalam lemari panjang antipeluru dan dapat dilihat langsung oleh pengunjung.

Bendera raksasa di Grasberg pecahkan rekor dunia.

Bendera Merah Putih terbesar di Indonesia sekaligus dunia pernah diperlihatkan di Pegunungan Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Bendera ini dibentangkan di area tambang terbuka milik PT Freeport Indonesia pada ketinggian 4.285 meter di atas permukaan laut.

Pada tanggal 16 Agustus 2023, Guinness World Records mengakui aksi tersebut sebagai pembentangan bendera terbesar yang pernah dilakukan di gunung.

Bendera tersebut memiliki luas sebesar 3.431,25 meter persegi sehingga menggeser rekor milik Kuwait dengan luas bendera sebesar 2.742,43 meter persegi.

Bendera raksasa itu diakui dikerjakan selama 10 hari oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama perusahaan konveksi CauClothing asal Bekasi.

Sebanyak lima puluh karyawan ditugaskan untuk menjahit bendera yang memiliki berat hampir satu ton ini.

Euforia kemerdekaan lewat bendera Merah Putih terpanjang

Pada tahun 2024 lalu, bendera Merah Putih terpanjang di dunia diwujudkan oleh Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Sebagai hadiah Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia, bendera Merah Putih sepanjang 12,77 kilometer dibentangkan.

Bendera ini menyelimuti Jalan Drs. Esau Sesa Manokwari, Jalan Trikora Wosi, Jalan Yos Sudarso Sanggeng, Jalan Merdeka Manokwari, Jalan Banjarmasin, hingga Kampung Arowi I Manokwari.

Bentangan bendera ini sukses menyabet rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kain merah putih terpanjang di dunia.

Editor : Baskoro Septiadi
#merah putih #kemerdekaan #rekor #republik #Manokawari #Indonesia #sang saka merah putih #17 agustus #istana merdeka #bendera