Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tren Garis Merah di Media Sosial: Fenomena Viral Terinspirasi Drakor S Line

Tasropi • Kamis, 17 Juli 2025 | 20:24 WIB
S Line, terinspirasi dari drama Korea  terbaru berjudul S Line, sebuah serial bergenre thriller, misteri, dan fantasi yang dirilis pada 11 Juli 2025.
S Line, terinspirasi dari drama Korea terbaru berjudul S Line, sebuah serial bergenre thriller, misteri, dan fantasi yang dirilis pada 11 Juli 2025.

RADARSEMARANG.ID, MEDIA sosial kembali diramaikan dengan tren baru yang sedang viral, yaitu mengedit foto atau video dengan menambahkan garis merah di atas kepala seseorang.

Tren ini, yang dikenal sebagai "S Line," terinspirasi dari drama Korea (drakor) terbaru berjudul S Line, sebuah serial bergenre thriller, misteri, dan fantasi yang dirilis pada 11 Juli 2025.

Fenomena ini telah menyebar luas di platform seperti TikTok, Instagram, dan X, memicu antusiasme sekaligus diskusi di kalangan netizen.

Asal-Usul Tren "S Line"

Dalam drama S Line, garis merah yang muncul di atas kepala seseorang melambangkan jumlah pengalaman seksual atau yang sering disebut sebagai "body count."

Semakin banyak garis merah, semakin banyak pengalaman seksual yang dimiliki seseorang.

Uniknya, jika garis merah terhubung dengan orang lain, itu menandakan bahwa keduanya pernah menjalin hubungan intim.

Dalam cerita, garis ini hanya bisa dilihat oleh karakter tertentu atau dengan bantuan "kacamata ajaib," menciptakan konflik menarik seputar privasi dan stigma sosial.

Tren ini dengan cepat diadopsi oleh pengguna media sosial yang mulai mengedit foto atau video mereka dengan menambahkan garis merah menggunakan aplikasi pengeditan seperti CapCut atau PicsArt.

Bagi sebagian pengguna, ini hanyalah cara untuk mengikuti tren viral dan menunjukkan kreativitas, sementara yang lain memanfaatkannya untuk membuat konten lucu atau satir.

Reaksi Netizen dan Kontroversi

Tren "S Line" tidak hanya menghibur, tetapi juga memicu beragam reaksi. Banyak pengguna yang menganggapnya sebagai lelucon ringan, dengan caption seperti "Garis merahku cuma satu, aman!" atau "Siapa yang nyanyi bareng aku di garis merah?"

Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik tren ini karena dianggap mempromosikan penilaian terhadap kehidupan pribadi seseorang.

Drama S Line sendiri mengangkat isu sensitif tentang transparansi paksa dalam kehidupan intim, dan tren ini secara tidak langsung membawa diskusi tersebut ke ranah media sosial.

"Sebenarnya lucu sih, tapi kalau dipikir-pikir, tren ini bisa bikin orang salah paham atau malah jadi alat untuk judge orang lain," ujar Rina (24), seorang pengguna TikTok asal Jakarta.

Sementara itu, akun X dengan nama @ViralVibesID menulis, "Tren garis merah ini bikin heboh, tapi jangan lupa respek privasi orang lain ya, guys!"

Dampak Budaya dan Pesan di Balik Tren

Tren ini mencerminkan bagaimana budaya pop Korea, khususnya drama, terus memengaruhi tren global di media sosial.

S Line, yang dibintangi oleh aktor-aktor ternama Korea, berhasil mencuri perhatian dengan premis uniknya.

Namun, tren ini juga menjadi pengingat bahwa konten viral di media sosial sering kali diambil dari konteks aslinya, sehingga makna awal bisa berubah atau disalahartikan.

Para pengamat budaya pop menilai bahwa fenomena ini menunjukkan bagaimana netizen Indonesia, khususnya generasi muda, gemar mengadopsi elemen budaya populer dari luar negeri dan mengolahnya menjadi sesuatu yang relevan dengan konteks lokal.

"Tren ini menunjukkan kreativitas anak muda, tapi juga perlu diimbangi dengan kesadaran akan dampaknya," kata Dinda Pramesti, seorang pengamat media sosial.

Tips Mengikuti Tren dengan Bijak

Bagi yang ingin ikut tren "S Line," ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Tren garis merah "S Line" mungkin akan terus berkembang seiring popularitas drama S Line di platform streaming.

Namun, seperti tren viral lainnya, penting untuk menikmatinya dengan bijak dan tetap menghormati batasan privasi. Bagaimana menurut Anda tentang tren ini? Apakah Anda akan ikut mencoba?(tas)

Editor : Tasropi
#media sosial #konten lucu #S Line #drama korea