Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kasus Perundungan yang di Lakukan ‘Mas-Mas Pelayaran’ Berakhir, Polisi Tetapkan 3 Tersangka

Deka Yusuf Afandi • Senin, 7 Juli 2025 | 19:59 WIB

 

 

Kondisi rumah mas mas pelayaran
Kondisi rumah mas mas pelayaran

 

 RADARSEMARANG.ID – Seorang pria bernama Takbirdha harus berurusan dengan pihak Polresta Sleman karena melakukan tindak perundungan dan penganiayaan terhadap kurir Shopee di Bantulan, Sidoarum, Godean, Kabupaten Sleman, Jumat (5/7/2025) malam

Peristiwa ini berawal saat kurir ShopeeFood, Arzeto, datang ke kediaman pelanggan mengantar makanan pada Kamis (3/7/2025) malam. Arzeto datang bersama teman wanitanya, Ayuningtyas.

Takbirdha menanyakan, rating yang harus ia beri kepada si Arzeto atas keterlambatan itu.

“Bintang berapa mas?,” tanya pelanggan.

“Lima mas,” jawab si kurir.

Kemudian Takbirdha menanyai alasan keterlambatan pesanan. Ayuningtyas, kemudian memberi penjelasan. Setelah terlibat perdebatan, pelanggan kemudian membentak kurir. Ia mengaku orang pelayaran.

“Saya orang pelayaran, disiplin,” kata pelaku.

Teriakan Takbirdha kemudian disusul dengan aksi dorong. Bahkan kerabat Takbirdha datang mendorong dan menganiaya Ayuningtyas.

Arzetho dan Ayuningtyas lalu melaporkan peristiwa ini ke Polresta Sleman, pada Jumat (4/7/2025) pukul 02.00 WIB.

Akibat aksi koboi yang dilakukan Takbirdha ini memicu reaksi dari komunitas ojek online di Yogyakarta yang langsung menggeruduk kediaman dari Takbirdha yang mengaku ‘Pelayaran’ tersebut.

Tepat tengah malam, ratusan driver Shopee Food mendatangi kediaman Takbirdha yang diduga melakukan kekerasan terhadap rekan mereka.

Untuk menjaga  transparansi dan mendinginkan suasana, Polresta Sleman menghadirkan terduga pelaku berinisial Takbirdha pada pukul 02.00 WIB.

Yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan perwakilan massa

Meski situasi sempat mereda dan massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 03.30 WIB

 Namun, ketegangan kembali muncul ketika sejumlah orang dari kelompok massa berkumpul di kawasan Simpang Tiga Bantulan.

Di lokasi tersebut terjadi aksi pelemparan benda keras hingga pengrusakan mobil Polisi milik Polsek Godean yang dilakukan oleh oknum driver ojek online.

Selain mengamankan Takbirdha, Polresta Sleman juga mengamankan 2 orang lain yakni RHW (32), dan RTW (58).

Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo menyebut, penyidik telah merampungkan penyidikan. Ketiga pelaku penganiayaan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional. Tidak mentolerir dan menindak tegas terhadap pelaku tindak kriminal,” imbuhnya.

Sedangkan Head of Business Development ShopeeFood Indonesia, Rizkyandi Ramadhan, angkat bicara soal simpang siur waktu keterlambatan.

Narasi yang beredar keterlambatan 5 menit. Sementara informasi yang diterima RT setempat keterlambatan sampai berjam-jam.

Menurutnya, hanya ada keterlambatan 8 menit, semestinya sampai pukul 21.22 WIB menjadi 21.30 WIB.

Baca Juga: Nama Denny Caknan Muncul Dalam Sidang Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Semarang Mbak Ita

"Terkait dengan informasi keterlambatan pengiriman pesanan hingga berjam-jam, kami telah melakukan pengecekan dan tercatat pada sistem bahwa keterlambatan waktu adalah maksimal 8 menit," kata Rizkyandi dalam keterangannya.

Keterlambatan 8 menit ini karena kondisi lalu lintas. Menurutnya sistem akan secara otomatis memberikan estimasi waktu pesanan dapat diantarkan sesuai dengan jenis pengiriman yang dipilih oleh pelanggan di aplikasi.(dka)

 

 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#shopeefood #Kurir Shopee Yogyakarta Geruduk Pelanggan #kasus perundungan #Takbirdha Wardiana #kurir ShopeeFood #mas mas pelayaran #viral hari ini #VIRAL #Kasus Perundungan kurir ShopeeFood #Takbirdha Tsalasiwi Wartyana