RADARSEMARANG.ID - Di tengah kemelut panasnya konflik peperangan serta isu geopolitik yang membara di dunia akhir-akhir waktu ini.
Tentunya kita selalu melihat Amerika Serikat, sebagai negara adidaya yang selalu ada dan berkepentingan di setiap region wilayah internasional.
Namun meskipun terlihat memegang kendali atas berbagai pihak, Amerika Serikat juga mengalami tekanan dari dalam negeri yang berlangsung sejak lama.
Setelah isu anti-imigran yang dilayangkan kabinet Presiden Trump, mulai banyak perlawanan-perlawanan yang dihimpun masyarakat Amerika.
Demonstrasi dan kerusuhan pecah di berbagai kota besar, seperti Los Angeles yang menandai ketidaksukaan masyarakat terhadap pemerintah AS yang dianggap semena-mena.
Terlebih atas kedekatan politik antara AS dengan Israel, negara yang kini tengah berseteru secara militer dengan Iran di Timur Tengah.
Sentimen ini memecah kelompok masyarakat yang tidak setuju kebijakan militer Trump, terkhusus masyarakat AS yang mendukung kemerdekaan Palestina.
Namun kabar segar berhembus dari Kota New York, dengan pencalonan seorang calon walikota dengan latar belakang Islam bernama Zohran Mahmani.
Zohran merupakan politisi asal New York yang memiliki latar belakang kelahiran Uganda, Afrika. Namun tumbuh besar di Kota New York dan menjadi anggota dari New York State Assembly Member.
Ia dimasa muda pernah mendirikan organisasi Students for Justice in Palestine, sebuah wadah kemahasiswaan Universitas Bowdoin College.
Zohran kini membawakan kampanye berjudul 'A City We Can Afford' atau berarti Kota yang Bisa Kita Jangkau. Ia memperjuangkan kelas pekerja New York dalam pemberantasan kemiskinan, menolak pembangunan fasilitas industrial yang berbahaya serta menaikkan upah minimum.
Zohran Mahmani mencitrakan dirinya sebagai politisi yang lahir dari kalangan rakyat dan juga sebagai minoritas, menunjukkan progresivitas politik Amerika Serikat kedepannya.
Baca Juga: Namanya Ditulis di Rudal Milik Israel, Aktivis Amerika Pro-Palestina: Semoga Salah Sasaran
Namun, pencalonan Zohran ini ditanggapi oleh Presiden Trump dengan getir, ia bahkan menyatakan dengan gamblang bahwa Zohran Mahmani merupakan seorang 'Komunis Gila' dalam akun X nya.
Trump bahkan menyerang pribadi Zohran Mahmani sebagai seorang yang tidak cerdas, diatur oleh "orang-orang bodoh" dan dianggap jadi boneka dari Chuck Schummer, Senator asal AS yang berafiliasi Partai Demokrat.
Dalam konvensi yang telah dilakukan oleh Partai Demokrat, Mamdani unggul dari Andrew Cuomo, Walikota New York sebelumnya dengan perolehan suara 43% berbanding 36%, berdasarkan 95% suara yang telah dihitung.
Namun polling tersebut hanya bersifat sementara, karena penentuan suara yang berlaku di New York menggunakan sistem peringkat yang bisa berubah.
Source: Zohran For NYC, New York Assembly, Real Donald Trump (X)
Editor : Baskoro Septiadi