RADARSEMARANG.ID - Indonesia-Rusia Sepakati Investasi €2 Miliar, Fokus Infrastruktur hingga Teknologi Inovatif.
Di St. Petersburg, Indonesia dan Rusia resmi meluncurkan platform investasi bilateral senilai €2 miliar atau setara Rp37,6 triliun.
Kesepakatan bersejarah ini ditandatangani di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rabu (19/6/25), di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin.
Baca Juga: Bill Gates Pilih Indonesia Untuk Menjadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC, Apa Alasannya?
Platform investasi tersebut dinamai Russia-Indonesia Direct Investment Platform (RIDNIP), hasil kolaborasi antara Badan Pengelola Investasi Indonesia Danantara dan Russian Direct Investment Fund (RDIF).
RIDNIP akan menyalurkan investasi ke berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, energi, manufaktur canggih, hingga teknologi inovatif.
CEO Danantara Rosan Roeslani dan CEO RDIF Kirill Dmitriev bertindak sebagai perwakilan kedua lembaga dalam penandatanganan dokumen resmi.
Baca Juga: Moment Presiden Prancis Emmanuel Macron Berkunjung ke Borobudur Ditemani Prabowo
"Platform ini akan menjadi katalisator investasi strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi kedua negara," ujar Kirill Dmitriev dalam pernyataan resminya.
Presiden Putin menegaskan, kerja sama ini merupakan langkah nyata mempererat hubungan bilateral Rusia-Indonesia.
Dengan mencatat bahwa volume perdagangan antara kedua negara melonjak lebih dari 40 persen dalam empat bulan terakhir.
Baca Juga: Profil Ibu Negara Prancis yang Viral Usai Toyor Suaminya Presiden Emmanuel Marcon
Selain platform investasi, kedua negara juga menyepakati sejumlah nota kesepahaman baru di bidang energi nuklir untuk tujuan damai, eksplorasi luar angkasa, pengembangan industri halal, pendidikan tinggi, serta teknologi informasi.
Presiden Prabowo mengatakan bahwa hubungan diplomatik yang telah terjalin erat selama 75 tahun menjadi fondasi kuat untuk terus memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis.
Baca Juga: Gaji Hakim Naik 280 Persen, Prabowo Prioritaskan Hakim Junior
Baca Juga: Prabowo Cabut Izin Empat Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat, PT Gag Tidak Dicabut?
Dalam diskusi yang produktif, akan berkomitmen memperkuat kolaborasi di bidang investasi, perdagangan, pertanian, dan pendidikan bersama negara Rusia.
Prabowo sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas dukungan Rusia dalam keanggotaan BRICS serta peningkatan akses perdagangan bebas.
"Saya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia dalam keanggotaan BRICS serta peningkatan akses perdagangan bebas melalui Eurasian Economic Union," ujar Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ngamuk Ketika Orang Teriak Persikas Pada Saat Acara Santunan Berlangsung
"Kemitraan ini saya harapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan membawa kemajuan bagi kedua negara," tambahnya.
Setelah pertemuan, dengan saling bertukar cendera mata sebagai tanda penghormatan dan persahabatan, di mana Presiden Vladimir Putin memberikan buku berjudul Kepemimpinan Militer dalam Bahasa Rusia kepada Prabowo.
Editor : Baskoro Septiadi