Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Iran Tak Omong Doang! Janji Berikan Kejutan Diwujudkan dengan Meluncurnya Misil Khorramshahr-4

Tasropi • Kamis, 19 Juni 2025 | 17:34 WIB
Penampakn Misil balistik Khorramshahr-4 Iran
Penampakn Misil balistik Khorramshahr-4 Iran

RADARSEMARANG.ID, IRAN menepati janjinya untuk memberikan "kejutan" kepada Israel dengan meluncurkan misil balistik Khorramshahr-4 pada malam 18 Juni 2025, di tengah eskalasi konflik yang memasuki hari keenam.

Misil ini, yang pertama kali diperkenalkan pada 2023, menjadi sorotan karena spesifikasi canggihnya, menandakan kemajuan signifikan dalam program militer Iran.

Khorramshahr-4 memiliki rentang jangkauan hingga 2.000 kilometer, memungkinkannya menjangkau wilayah Israel dari basis peluncuran Iran.

Misil ini memiliki panjang 13 meter, diameter 1,5 meter, dan berat 30 ton, dengan kepala tempur seberat 1.500 kilogram.

Dengan kecepatan Mach 12 di luar atmosfer dan akurasi 10-30 meter CEP (Circular Error Probable), misil ini menggunakan bahan bakar hypergolic, memastikan respons cepat dan efisiensi tinggi.

Peluncuran ini tampaknya merupakan bagian dari janji Iran untuk membalas serangan Israel yang telah menargetkan fasilitas militer dan nuklir mereka sejak 13 Juni 2025.

Pernyataan tegas dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menyebut "Pertempuran dimulai" pada 18 Juni, diikuti oleh laporan peluncuran misil ini, memperkuat narasi bahwa Iran serius dengan ancamannya.

Postingan di platform X dari berbagai akun, termasuk yang mengklaim peluncuran Khorramshahr-4 dengan lintasan unik, menambah sentimen bahwa misil ini menjadi senjata baru yang ditakuti.

Beberapa pengguna X menyebut misil ini sebagai "kunci kejutan" Iran, meskipun ada skeptisisme tentang efektivitasnya melawan pertahanan udara Israel seperti Iron Dome.

Laporan berita menyebutkan bahwa sebagian besar misil yang diluncurkan Iran diintersep, namun peluncuran Khorramshahr-4 menjadi perhatian khusus karena kemampuannya hipersonik yang sulit diantisipasi.

Serangan balasan Israel melaporkan ledakan di Teheran, termasuk di kompleks produksi misil Khojir, menunjukkan intensitas konflik yang terus meningkat.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai dampak langsung dari misil ini di Israel, tetapi situasi tetap tegang dengan sirene udara yang masih terdengar di Tel Aviv.

Iran tampaknya ingin menunjukkan kekuatan militernya melalui misil ini, sejalan dengan janji untuk memberikan kejutan strategis.

Namun, para analis mempertanyakan apakah teknologi ini benar-benar dapat mengubah dinamika perang, mengingat pertahanan canggih Israel.

Konflik ini terus dipantau, dengan potensi eskalasi lebih lanjut yang dapat melibatkan pihak internasional.(tas)

Editor : Tasropi
#program militer Iran #ali khamenei #tel aviv #Misil Balistik #pemimpin tertinggi iran