Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lee Jae Myung Resmi Terpilih Jadi Presiden Korea Selatan, Janjikan Buka Dialog Perdamaian Pada Korut

Nayla Karima • Kamis, 5 Juni 2025 | 19:13 WIB
Lee Jae Myung resmi terpilih jadi presiden korea Selatan tahun ini
Lee Jae Myung resmi terpilih jadi presiden korea Selatan tahun ini

RADARSEMARANG - Lee Jae Myung, pemimpin oposisi dari Partai Demokratik, akhirnya resmi ditetapkan sebagai Presiden Korea Selatan usai mengalahkan rival konservatifnya, Kim Moon Soo, dalam Pemilu Presiden 2025. 

Kemenangan ini menandai titik balik dramatis dalam politik Korsel pasca pemakzulan Yoon Suk Yeol.

Dalam pidato kemenangannya yang disampaikan pada Rabu pagi (4/6) waktu setempat, Lee tampil sebagai pemersatu bangsa.

 Baca Juga: Aktor Korea Choi Jung Woo Meninggal Dunia, Penyebab Kematiannya Belum Diketahui

"Meski kita sempat berselisih, semua warga termasuk yang tidak memilih saya tetap bagian dari Republik Korea," ujar Lee di hadapan para pendukungnya.

Tak hanya soal rekonsiliasi dalam negeri, Lee juga mengirim sinyal besar ke utara.

Presiden baru Korea Selatan berjanji membuka ruang dialog dengan Korea Utara untuk mencari jalan menuju perdamaian dan kemakmuran bersama.

 Baca Juga: Cocok Buat Gen Z, Ditengah Padatnya Jadwal Aktor Lee Je Hoon Minta Staf Untuk Work Life Balance

Pernyataan ini langsung menarik perhatian global, mengingat status kedua negara yang secara teknis masih dalam kondisi perang sejak 1953.

Lee dijadwalkan memulai tugasnya sebagai presiden dengan pengarahan telepon dari Komandan Tertinggi Militer, sebagai tanda resmi pengalihan kontrol operasional negara. 

Setelah itu, Lee diperkirakan akan mengikuti tradisi mengunjungi Pemakaman Nasional, seperti yang dilakukan para presiden sebelumnya.

 Baca Juga: Adaptasi dari Webtoon Populer One, Drama High School Heroes Hadirkan Peran Emosional yang Mendalam Untuk Para Aktor

Upacara pelantikan resmi Lee Jae Myung juga kabarnya akan digelar secara sederhana di Majelis Nasional dalam waktu dekat.

Presiden Lee Jae myung berjanji juga untuk menjadikan persatuan nasional sebagai prioritas utama dan memutuskan hubungan dengan era politik yang memecah belah, saat dirinya menjabat sebagai pemimpin negara.

Dalam pidato pelantikannya di Majelis Nasional di Seoul, Lee menampilkan dirinya sebagai “presiden untuk semua."

Lee Jae Myung, sebelumnya calon dari Partai Demokratik Korea, berhasil memenangkan Pemilu Presiden ke-21 yang digelar pada Selasa (3/6).

Pemilu bersejarah ini digelar hanya dua bulan setelah pemakzulan mantan presiden Yoon Suk Yeol, dan enam bulan pasca pencabutan status darurat militer.

Berdasarkan hasil resmi dari KPU Korea Selatan, Lee Jae Myung meraih kemenangan tipis namun tegas dengan perolehan 49,42% suara, unggul dari kandidat utama lainnya:

 Baca Juga: Moment Presiden Prancis Emmanuel Macron Berkunjung ke Borobudur Ditemani Prabowo

Hasil lengkap Pemilu Presiden Korsel ke-21, Lee Jae Myung (Partai Demokratik Korea): 49,42 persen, Kim Moon Soo (Partai Kekuatan Rakyat): 41,15 persen, Lee Jun Seok (Partai Reformasi): 8,34 persen, Kwon Young Guk (Partai Buruh): 0,98 persen, dan Song Jin Ho (Independen): 0,10 persen.

Dari total 44,39 juta pemilih, sebanyak 35,23 juta orang tercatat telah menggunakan hak suaranya, sebagai menunjukkan partisipasi yang tinggi dalam pemilu paling dinamis dalam sejarah Korea Selatan modern.

 Baca Juga: Bill Gates Pilih Indonesia Untuk Menjadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC, Apa Alasannya?

Lee juga berjanji untuk mengubah regulasi ke kerangka yang lebih permisif guna untuk memastikan aktivitas bisnis yang kreatif dan proaktif.

"Kami akan mendukung penuh para wirausahawan agar mereka dapat bebas memulai bisnis, tumbuh, dan bersaing di pasar global," ujar janji presiden baru tersebut.

Serta menjanjikan investasi berskala besar dan dukungan bagi industri berteknologi tinggi seperti AI dan semikonduktor, serta transisi menuju masyarakat yang berpusat pada energi terbarukan guna mengatasi krisis iklim.

 Baca Juga: Dedi Mulyadi Ngamuk Ketika Orang Teriak Persikas Pada Saat Acara Santunan Berlangsung

"Inovasi dan pertumbuhan baru hanya mungkin terjadi di negara yang menjamin kondisi kehidupan dasar setiap warga negaranya dan memiliki jaring pengaman sosial yang kuat yang memungkinkan tantangan yang berani," katanya.

"Baik individu maupun bangsa harus tumbuh agar dapat berbagi," tambahnya.

Editor : Baskoro Septiadi
#lee jae myung #lee jae myung calon presiden korea selatan #Lee Jae Myung jadi Presiden Korea Selatan #lee jae myung dorong dialog perdamaian semenanjung korea