RADARSEMARANG.ID, Progres penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk triwulan kedua (April–Juni 2025) masih dalam tahap persiapan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Berdasarkan pantauan akun SIKS-NG (penyaluran via PT Pos Indonesia), proses penentuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih berlangsung.
Pada submenu Evaluasi Komponen dan Final Closing, belum ada kemajuan signifikan.
Di menu View DTKS, periode salur tahap kedua juga belum tersedia, hanya menampilkan tahap pertama (Januari–Maret 2025) dengan status “sudah salur”.
Kabar Gembira untuk BPNT
Ada perkembangan positif untuk BPNT! Melalui menu Monitoring Salur Bansos di SIKS-NG Supervisor, status Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah menunjukkan “belum SI” (Standing Instruction).
Ini menandakan proses verifikasi rekening telah selesai, dengan beberapa berhasil dan lainnya gagal.
Status ini hanya selangkah lagi menuju “SI”, yang berarti dana siap dicairkan. Diharapkan, sebelum Hari Raya Idul Adha pada 6 Juni 2025, pencairan bansos tahap kedua dapat dimulai.
Bantuan ini sangat dinantikan, terutama oleh KPM di desil 1 dan 2, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Graduasi KPM dan Pemerataan Bantuan
Menteri Sosial mengumumkan bahwa 1,8 juta KPM yang menerima bansos pada tahap pertama tidak lagi memenuhi syarat untuk tahap kedua berdasarkan verifikasi data.
Meski mengecewakan bagi sebagian, langkah ini membuka peluang bagi 1,8 juta KPM baru yang telah lolos survei dan ground check awal 2025.
Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dilakukan setiap tiga bulan, sehingga KPM yang status ekonominya kembali ke desil 1 atau 2 berpeluang menerima bantuan lagi di masa mendatang.
Pemerintah mendorong graduasi mandiri bagi KPM yang telah “naik kelas” ke desil lebih tinggi, agar tidak bergantung pada bansos.
Bantuan sosial hanya stimulus; keberdayaan diri adalah kunci untuk kesejahteraan jangka panjang.
KPM yang mampu memenuhi kebutuhan tanpa bansos diimbau mempertimbangkan graduasi.
Klarifikasi Penarikan Saldo
Akhir Mei 2025, banyak struk penarikan saldo Rp500.000–Rp600.000 beredar di bank seperti BRI, BSI, dan BNI.
Namun, berdasarkan data SIKS-NG, penarikan ini kemungkinan besar bukan pencairan bansos PKH atau BPNT tahap kedua secara merata. (tas)
Editor : Tasropi