RADARSEMARANG.ID – Kondisi malam mencekam terjadi di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.
Tepatnya di Depan Pasar Burung, Jl. Ki Mangun Sarkoro No.23, Dusun Krajan, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Hal ini berawal dari sebuah video yang menampakkan seorang pria mengamuk dengan membawa sajam di Desa Beji, Boyolangu, Tulungagung.
Pria yang mengamuk ini ternyata berasal dari Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung ini lantaran pria tersebut diduga depresi.
Kejadian ini pun mengundang atensi masyarakat Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, dimana petugas kepolisian berhasil mengamankan pria diduga depresi tersebut.
Pria tersebut diketahui berinisial ZZ yang masih berusia 24 tahun.
Pasalnya, terdapat seorang pria yang diduga depresi mengamuk membawa senjata tajam tanpa menggunakan busana.
Dalam video yang beredar di media sosial, pria yang mengamuk di Kecamatan Boyolangu Tulungagung tersebut nampak bersimbah darah disekujur tubuhnya.
Hingga saat ini belum terdapat keterangan dari mana lumuran darah tersebut berasal.
Sontak dengan adanya amukan pria itu menyedot atensi masyarakat Desa Beji Tulungagung hingga berhamburan di tengah jalan.
Kini pria tersebut telah berhasil diamankan oleh Polsek Boyolangu Polres Tulungagung tak lama dari amukkannya.
Viralnya video amukkan pria diduga depresi itu, membuat laman komentar penuh akan respon dari kejadian itu.
Berdasarkan laman komentar pada video itu, amukkan pria diduga depresi tersebut berawal dari polemik asmara.
Dimana pria yang mengamuk bawa sajam tanpa busana tersebut diduga kecanduan game online sehingga dicerai oleh istrinya.
Setelah cerai dengan istri, pria asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung mendapati istrinya telah bertunangan dengan pria lain.
Hal inilah yang kemudian diduga memicu amukan pria tersebut.
Berdasarkan kronologi, pria tersebut tengah bersama kedua temannya dan berniat untuk membeli es kelapa muda di lokasi kejadian.
Namun baru saja sampai di lokasi, pria ini langsung lompat dari motor dan langsung mengambil pisau pedagang es degan.
Berhasil mengambil pisau es degan, pria ini langsung menyerang kedua temannya dengan membabi buta.
Beruntung serangan dari amukkan pria diduga depresi ini tidak mengenai kedua temannya.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi