RADARSEMARANG.ID - Indonesia dikabarkan menjadi lokasi uji coba vaksin TBC yang didanai oleh Bill & Melinda Gates Foundation.
Vaksin tersebut diketahui berjenis M72/AS01E, yang diklaim telah memasuki tahap uji klinis fase 3 di beberapa negara, termasuk Indonesia, sejak 2024.
Namun, kabar ini tampak memicu gelombang sentimen warganet di berbagai platform, dari harapan besar hingga kecurigaan tajam.
Penunjukan Indonesia sebagai tempat uji coba vaksin TBC tersiar usai Presiden Prabowo Subianto bertemu Bill Gates di Istana Merdeka, di Jakarta, pada 7 Mei 2025.
Selain Indonesia, uji coba juga dilakukan di negara lain seperti Afrika Selatan, India, Vietnam, Zambia, Malawi, Mozambik, dan Kenya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, uji klinis fase 3 vaksin TBC M72/AS01E melibatkan institusi ternama seperti Universitas Indonesia dan RSUP Persahabatan.
“Ini peluang besar untuk akses teknologi vaksin dan kemandirian produksi di Bio Farma,” kata koordinator peneliti Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, seperti yang diberitakan.
Sementara menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia memungkinkan ilmuwan lokal terlibat langsung. Jika sukses, vaksin ini bisa menekan kasus TBC hingga 50%.
Lebih lanjut, beban TBC yang tinggi membuat Indonesia strategis untuk uji coba, bersama negara lain seperti yang telah disebutkan.
Di media sosial, sejumlah warganet memuji langkah ini sebagai terobosan melawan TBC. Menurutnya, penyakit TBC telah merenggut 134.000 nyawa per tahun di Indonesia.
“Indonesia punya peran besar di panggung global untuk vaksin TBC. Ini kesempatan!,” tulis akun Akun @BVO***_****O.
Namun, skeptisisme tampak mengemuka. Warganet lain menyindirnya, “Kita uji coba, tapi kantor Gates malah di Singapura. Untungnya ke mana?”.
Bahkan, muncul narasi “kelinci percobaan” pun mencuat, seolah mencerminkan ketidakpercayaan terhadap motif pihak asing.
Seorang warganet @ENS*****g menuliskan “@BillGates kami rakyat Indonesia bukan binatang yg seenaknya kamu JADIKAN KELINCI PERCOBAAN VAKSIN MU”.
“Sudah kah kau memakai vaksin tersebut sendiri ? Pakailah dulu pada mu sendiri dan Keluarga mu. Salam WARAS dari NKRI,” lanjutnya.
Di lain sisi, sentimen konspirasi, seperti tudingan keuntungan Bill Gates tampak mencerminkan trauma kolektif dari narasi vaksin masa lalu.
Menurut warganet, uji coba vaksin TBC ini ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi peluang menyelamatkan jutaan jiwa, atau risiko memperdalam ketimpangan global.
Meski demikian, polemik uji coba vaksin TBC Bill Gates di Indonesia terpantau masih jadi perbincangan hangat di media sosial.
Mulai dari kemajuan kesehatan hingga kekhawatiran atas risiko etika, keamanan, serta ketimpangan manfaat yang dinilai kurang transparan.
Editor : Baskoro Septiadi