Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dampak Serangan India ke Pakistan: Aktivitas Warga Terhenti

Feriadi Tampubolon • Kamis, 8 Mei 2025 | 12:26 WIB

 

Potret Perang Antara Pakistan dan India
Potret Perang Antara Pakistan dan India

RADARSEMARANG.ID - Hubungan antara India dan Pakistan kembali memanas menyusul serangan udara yang dilakukan India ke wilayah Pakistan dan bagian Kashmir yang berada di bawah kendali Pakistan.

Aksi militer yang disebut "Operation Sindoor" ini merupakan respons terhadap serangan teroris di wilayah Kashmir India pada bulan April yang menewaskan 26 turis.

India mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan infrastruktur militan, termasuk kelompok Jaish-e-Mohammed dan Lashkar-e-Taiba.

Namun, Pakistan menyatakan bahwa serangan tersebut mengenai wilayah sipil, menyebabkan 26 warga sipil tewas dan 46 lainnya luka-luka . Sebagai respons, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh lima jet tempur India.

Baca Juga: Serangan Pahalgam Picu Ketegangan, India-Pakistan Kembali Memanas di Kashmir

Akibat konflik ini, aktivitas warga di kedua negara terganggu. Pemerintah Pakistan menutup beberapa bandara utama, termasuk di Karachi, Lahore, dan Islamabad, sementara India menutup bandara di wilayah perbatasan seperti Srinagar dan Jammu.

Penutupan ini menyebabkan pembatalan dan penundaan penerbangan, serta pengalihan rute udara internasional.

Selain itu, sekolah-sekolah di wilayah perbatasan juga ditutup untuk menghindari risiko keselamatan.

Warga di daerah konflik, terutama di sepanjang Garis Kendali (Line of Control), memilih mengungsi atau berlindung di bunker untuk menghindari baku tembak yang terjadi .

India menargetkan lima lokasi di Pakistan dalam serangan udaranya, termasuk ibu kota Kashmir wilayah Pakistan, Muzaffarabad; dua kota lainnya di wilayah yang sama, yaitu Kotli dan Bagh; serta Bahawalpur dan Muridke yang terletak di Provinsi Punjab.

Baca Juga: Serangan Rudal India ke Pakistan, Dunia Was-Was Hadapi Perang Nuklir

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, awalnya menyebut bahwa India melancarkan serangan di lima lokasi di wilayah perbatasan, termasuk Kashmir.

Namun, kemudian pihak militer Pakistan mengungkapkan bahwa jumlah titik serangan India ternyata lebih dari lima.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran internasional akan potensi eskalasi konflik antara dua negara bersenjata nuklir.

PBB dan beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok, menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri dan mencari solusi diplomatik guna mencegah konflik lebih lanjut .

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda deeskalasi, dan warga di kedua negara terus menghadapi ketidakpastian akibat konflik yang sedang berlangsung.

Editor : Baskoro Septiadi
#india #pakistan